TAPAKTUAN (MA) — Meski sudah diizinkan untuk mendarat di Aceh Selatan, pihak Polres setempat tetap memberikan pengamanan yang maksimal kepada Etnis Rohingya yang mengungsi. Sementara di camp pengungsian Terminal Pelabuhan Labuhan Haji, sekitar 40-an KM sebelah barat Tapaktuan Aceh Selatan, Kamis, (24/10).
Bahkan, saat evakuasi, personil Polres Aceh Selatan ikut membantu prosesnya hingga imigran gelap itu menempati camp pengungsian dengan aman.
Evakuasi Itu, dilakukan dari Kapal Motor (KM) Bintang Raseki GT 38 Nomor 237 /QQg dari perairan laut kurang sekitar 1 M laut dari pantai Labuhan Haji.
Tampak Kapolres Aceh Selatan AKBP Mughi Prasetyo Habrianto diwakili Kabag Ops AKP Rizal Firmansyah,
perwakilan Imigrasi Banda Aceh, UNHCR, dan, Pasi Intel Kodim 0107/Asel.
Dia mengatakan, proses evakuasi terhadap 140 jiwa pengungsi Rohingya itu, berjalan aman dan lancar.
“Polres Aceh Selatan berkomitmen penuh dalam memastikan keamanan dan kelancaran proses evakuasi ini, mengingat kondisi pengungsi yang banyak terdiri dari perempuan dan anak-anak,” ujar Rizal.
Dari total 152 pengungsi Rohingya yang mendarat di Aceh Selatan, 12 orang di antaranya sedang menjalani perawatan di RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, sementara 140 orang telah berada di penampungan sementara.




