Pimpinan Definitif DPRK Bireuen Ditetapkan, PNA Gabung Ke PA

  • Bagikan

 50 total views,  1 views today

Bireuen (MA) – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten ( DPRK ) Bireuen secara perdana paska pengambilan sumpah jabatan, melaksanakan sidang rapat Paripurna dengan mengumumkan beberapa Pimpinan Definitif Ketua DPRK dan Fraksi-fraksi perwakilan Partai Politik serta Fraksi Gabungan DPRK Bireuen Masa Periode 2019-2024.

Acara agenda sidang paripurna tersebut turut dipimpin oleh Ketua Sementara DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar S.Sos Dan turut hadir Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos, Kejari Bireuen, Polres Bireuen, Dandim Bireuen, Dan Yon 113/Jaya Sakti Bireuen. Asisten I Sekdakab Bireuen,Asisten II, para Kadis SKPD Lingkup Pemkab Bireuen.

Pada sidang paripurna itu dibacakan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan DPRK Bireuen), Said Abdurrahman S.Sos, menyampaikan Paripurna Pengumuman Fraksi-fraksi DPRK Bireuen, di Gedung Dewan Terhormat setempat Lantai III, Rabu ( 2/10/2019).

Sekwan yang turut membaca penetapan sidang paripurna ketua difinitif DPRK dan beberapa Fraksi DPRK Bireuen sambil memperkenalkan setiap Ketua Fraksi dan puluhan anggota fraksi.

Pada Sidang Paripurna Penetapan selaku Pimpinan Ketua DPRK Definitif Bireuen yaitu Rasyidi Mukhtar S.Sos dari Partai Aceh, Wakil Ketua I Syauqi Futaqi, dari Partai Golkar, Wakil Ketua II Suhaimi Hamid S.Sos, dari Partai Nanggroe Aceh ( PNA ).

Sedangkan Fraksi Partai Aceh berjumlah 13 anggota, terdiri sembilan dari Partai Aceh dan empat dari PNA. Dengan Ketua M. Nasir (Waled), Wakil Ketua Yufaidir SE dan Sekretaris Zulkarnaini (Zoel Sopan).

Selanjutnya, Fraksi Golkar terdiri dari 9 orang anggota, tujuh dari Partai Golkar dan dua dari Partai Nasdem. Dengan Ketua Fraksi Fajri Fauzan, Wakil Ketua Iskandar Is, S.Pd, MH, dan Sekretaris Rosmani.

Fraksi PKS-PPP-PAN, 10 kursi,  empat kursi PKS , empat kursi dari PPP  dan PAN dua kursi. Ketua fraksi  Zulfami ST, Wakil Ketua Athaillah M Saleh MA dan Sekretaris Muchlis Rama.

Terakhir Fraksi Juang Bersama, terdiri empat kursi Partai Demokrat dua Kursi PDA 1 kursi, Partai Gerindra dan PKB masing – masing satu. Dengan Ketua Fraksi Zulfikar SE, Wakil Ketua Faisal Hasballah SE, dan Sekretaris Tgk Razali Nurdin.

Setelah itu Nama-nama pimpinan DPRK Bireuen tersebut, selanjutnya diajukan kepada Gubernur Aceh untuk disahkan dan ditetapkan melalaui Surat Keputusan Gubernur Aceh.

Pada sela – sela selesai Sidang Paripurna DPRK Bireuen. Suhaimi Hamid S.Sos selaku Sekjed DPW PNA Bireuen saat disinggung oleh media ini terkait kejelasan Partai Nanggroe Aceh telah bergabung ke Fraksi Partai Aceh, dirinya mengakui.

“Iya, benar, kita PNA telah ada suatu keputusan komitmen untuk bergabung dengan Fraksi PA, karena sesama Partai lokal dalam membangun penguatan partai lokal di Bireuen secara khusus dan Aceh pada Umumnya sebagai hak kekhususan Aceh sebagai mana yang telah tertuang dalam MoU Helsingki dan UUPA Nomor 11Tahun 2006,” ujar Suhaimi Hamid.

Dikatakannya, meski PNA tak punya posisi pimpinan di Fraksi DPRK Bireuen, namun pihaknya akan tetap berperan dalam menyampaikan saran dan masukan serta kritikan yang membangun.

“PNA tetap komit dalam bidang isu – isu lingkungan hidup, termaksud dalam hal izin pertambangan Galian C. Dan juga kita harapkan teman – teman Fraksi PA nantinya bisa sama bersatu dalam mengawal kebijakan Pemerintah Kabupaten Bireuen yang Pro Rakyat,” imbuhnya.

Dia juga menegaskan, PNA siap berperan aktif di DPRK Bireuen dalam bentuk menyampaikan masukan dan saran kepada Pemkab Bireuen.

“Kami bukan hanya sekedar sebagai pengikut saja, akan tetapi juga turut berperan aktif menyampaikan pertimbangan politik di Legislatif serta rokemendasi-rekomendasi kepada pihak Eksekutif Bireuen,” pungkas Suhaimi Hamid sapaan akrab Abu Suhai yang juga Wakil Ketua II DPRK Bireuen. (Iqbal).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...