Jika digabungkan, sebanyak 87 pasien memperoleh pelayanan kesehatan pada kegiatan tersebut.
Jumlah itu dinilai mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan dokter spesialis, terutama setelah bencana yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk sektor kesehatan.
Tidak sedikit warga yang selama ini menunda pemeriksaan kesehatan karena keterbatasan biaya maupun akses menuju fasilitas pelayanan spesialis.
Karena itu, kehadiran Klinik PPKR BSMI diharapkan mampu menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang.
Juliansyah Putra mengatakan pelayanan gratis tidak berhenti pada kegiatan soft launching. BSMI telah menyiapkan jadwal pelayanan lanjutan agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap dokter spesialis.
Pada 4 Juli 2026, misalnya, Klinik PPKR BSMI kembali membuka pelayanan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) secara gratis bersama dr. Masyitah Hamidah, Sp.OG.
“Insyaallah pelayanan dokter spesialis akan terus kami hadirkan secara bertahap agar masyarakat memperoleh akses kesehatan yang lebih luas,” katanya.
Ia menjelaskan, Klinik PPKR BSMI Aceh Tamiang membuka pelayanan setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB.




