Sukandi berperpendapat; para Pendiri dan Pengurus Yayasan hanya bagaikan pepatah lama [Karena Mengharap Hujan di Langit Air di Tempayan di Tumpahkan]. Artinya apa yang disampaikan oleh Pendiri dan Pengurus Yayasan kepada Bupati itu semuanya hanyalah bualan belaka bahkan tidak mengindahkan saran dan pemikiran yang disampaikan Bupati Aceh Selatan, padahal untuk jabatan Bupati/Walikota, Gubernur dan Presiden saja boleh 2 (dua) Periode.
“Kita berharap Bupati Aceh Selatan harus turun tangan dalam mengevaluasi jabatan Pengurus Poltas, kita menilai ini kudeta senyap yang dirancang oleh pengurus Yapoltas terhadap Dr. M Yasar,” Ucapnya.
Diduga sebelum, masa priodeisasi Yasar berakhir, Pendiri dan Pengurus Yayasan telah menghadap Bupati, mereka para pendiri dan pengurus Yayasan menyampaikan Info bahwa masa jabatan Direktur Poltas sudah berakhir, oleh karnanya mereka minta Pendapat Bupati, jelas T Sukandi yang dikutip beberapa sumber.
Maka Bupati, lanjutnya, menanyakan balik bagaimana tentang persiapan pendiri dan pengurus Yayasan, maka jawab pendiri dan pengurus Yayasan mereka telah mempersiapkan pengganti, tentu Bupati menyarankan bila memang sudah ada pengganti yang lebih baik dari Yasar maka silahkan saja menunjukan pengganti Yasar sebagai Direktur Poltas.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















