Menurut Azwar, kegiatan itu dimulai dengan bekerja sama dengan masing-masing pihak sekolah agar mengirimkan perwakilan sekolah masing-masing.
Dia berharap, kedepannya kepada seluruh pihak sekolah agar mendukung program kerja PPI salah satunya mengembangkan ekstrakurikuler Paskibra di Sekolah Tingkat SD/MIN, SMP/MtSn, dan SMA/SMK/MA sederajat.
Dengan terlaksananya, kegiatan ekstrakurikuler Paskibra sekolah, siswa-siswi memiliki kemampuan tata upacara bendera (TUB), kemampuan baris berbaris (PBB), mental ideologi (MI), kemampuan berbahasa lokal, Nasional, bahkan bahasa Internasional.
Selain itu, menguasai wawasan kebangsaan, bela negara, mengetahui sejarah lokal, sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, dan mengenal budaya lokal.
Peserta juga akan mengenal destinasi wisata daerah, adat Istiadat, dan juga mampu mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Sangat banyak manfaat, ekstrakurikuler Paskibra sekolah ini dikembangkan sehingga siswa-siswi yang ada di Aceh Selatan ini tidak terbuang waktunya hanya untuk bermain
Mereka juga terhindar dari pengaruh lingkungan yang tidak sesuai dengan keinginan orang tuanya. Terutama tidak terpengaruh dengan Narkoba.
“Kami juga berharap kepada Pemerintah melalui Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan agar menambahkan kegiatan ekstrakurikuler ini kedalam Kurikulum Belajar (KB),” kata Azwar.(Maslow Kluet).
Halaman : 1 2















