TAPAKTUAN | MA — Seorang bayi laki-laki bernama Ahmad Syamil Zein, asal Gampong Sawang Ba’u, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, kini sudah berumur 1,2 tahun tidak bernasib baik, sebagaimana dengan kebanyakan balita lainnya yang hidup sehat .
Pasalnya, putra kedua dari pasangan Muliadi dan Sri Mulyani tersebut mengalami bocor jantung sejak berusia tiga bulan.
Menurut Mulyadi, dia dan istrinya, kini hanya dapat pasrah dan bertawakal kepada Allah SWT atas kesembuhan putra mereka.
Pengobatan secara medis sudah diusahakan sejak anaknya dinyatakan oleh dokter spesialis anak terkena jantung bocor.
“Hingga kini, kami masih membawa ke dokter di Banda Aceh untuk mengontrol dan menebus obat,” katanya.
Dalam kaitan itu, Mulyadi yang didampingi isterinya tercinta, menyatakan bahwa dirinya merasa tidak sanggup menanggung beban biaya pengobatan anaknya kendati biayanya ditanggung oleh BPJS.
“Biaya sehari-hari selama ke Banda Aceh setiap bulan tidak sanggup kami penuhi, karena penghasilan yang pas-pasan,” kata Mulyadi.
Dalam kepasrahannya, dia berharap, semoga ada yang bersedia membantu meringankan beban penderitaan bersama dan anaknya.
“Saya dan istri hanya dapat pasrah dan berdoa kepada Allah SWT agar anak kami dapat sembuh dari sakitnya,” katanya dalam nada sedih.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















