“Saya selalu sampaikan sama pak Geuchik untuk dibuat rapat, dan semalam juga ada saya sampaikan sama pak Geuchik untuk buat rapat segera. Supaya biar ada kesepakatan, kalau sudah ada kesepakatan, bahwa kita laporkan ke Dinas agar dana tersebut bisa dicairkan, agar tidak ada keributan lagi di Gampong tersebut. Inilah perlu kesepakatan,” ungkap Abd. Rahman.
Dirinya juga menyampaikan sama Geuchik, agar Geuchik mengundang pihak kecamatan dalam kesepakatan atau rapat tersebut.” Pak geuchik belum melaksanakannya rapat tersebut, kami dari muspika siap mendampingi rapat tersebut agar persoalan ini bisa selesai,” ujarnya.
“Jangan terjadinya konflik, maka kita tidak berani mencairkan dana desa tersebut dan pak sekda juga katakan seperti itu, kalau ada kesepakatan dan rapat serta tanda tangan kedua belah pihak, kita siap cairkan dana itu,” ungkapnya.
Pihaknya tidak pernah menahan dana desa, untuk Gampong. “Karena ini konflik makanya kita tahan dulu untuk pencairan, kalau sudah ada kesepakatan, kita langsung cairkan,” ujar Camat.
Disaat media ini menyinggung terkait kenapa dari pihak kecamatan tidak ada satupun yang menerima pendemo untuk memberikan penjelasan. Camat dengan tegas menyampaikan ada. “Tadi kita suruh pendamping desa yaitu Pak Zul untuk menyampaikannya, karena beliau lebih mengerti persoalan tersebut. Kebetulan tadi kasi PMD berhalangan hari ini, dikarenakan ada orang tuanya sakit,” ucapnya.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















