“Insha Allah dengan upaya intervensi itu, akan segera menurunkan angka stunting dan sekaligus dapat mengendalikan kemiskinan ekstrem maupun kemiskinan yang ada di kecamatan yang menjadi alokasi bantuan,” kata Saumi Radli.
Dikatakan, pemberian paket sembako tersebut, menyasar remaja calon pengantin (PUS), ibu hamil, pasca salin, dan balita.
Menurutnya, pemberian bantuan sembako tersebut dengan menggunakan dana yang bersumber dari penghargaan Insentif Fiskal (IF) kemiskinan ekstrem yang di alokasikan Pemkab Aceh Selatan kepada DP3AKB sebesar Rp. 200 Juta.(Maslow Kluet).




