Anto Genk Luruskan Tafsir “Londo Ireng” Presiden Prabowo di Rakercab JMSI Tabagsel

TAPSEL | MA — Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara, Rianto, SH., MH. atau yang akrab disapa Anto Genk, meluruskan berbagai penafsiran yang berkembang di tengah masyarakat terkait penggunaan istilah “Londo Ireng” yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dan belakangan menjadi perbincangan publik.

Penjelasan tersebut disampaikan Anto Genk saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Cabang (Rakercab) JMSI Wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Tahun 2026 di Ballroom Syakirah The View, Aek Sabaon, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (3/8/2026).

BACA JUGA...  “YOU HEBAT!”; Presiden, Banjir, dan Keteguhan Pengabdian di Aceh Tamiang

Menurut Anto Genk, pernyataan Presiden tidak semestinya dipahami secara harfiah ataupun dikaitkan dengan organisasi wartawan maupun organisasi pers tertentu sebagaimana pengertian historis istilah tersebut pada masa kolonial.

“Makna yang disampaikan Presiden bukan untuk menjustifikasi organisasi wartawan atau media seperti definisi Londo Ireng pada masa penjajahan dahulu. Yang dimaksud lebih kepada kelompok atau oknum-oknum tertentu yang tidak sejalan dengan program-program pemerintah, kemudian menyusup atau berada di dalam organisasi pers. Bahkan, tidak menutup kemungkinan juga terdapat di lingkungan pemerintahan itu sendiri,” ujar Anto Genk.