Pelaku Hipnotis Berkeliaran dan Bawa Kabur Berlian Korban

Senin, 30 Mei 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mataram Kombes Heri Prihanto menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/5) sekitar pukul 09.30 WITA. Saat itu korban bernama Reny (55) bertemu pelaku di Karang Daha, Cakra, Mataram.

“Korban saat itu sedang berbelanja di Pasar Cakra, tiba-tiba dihampiri oleh 4 orang keturunan Tionghoa, 2 orang laki-laki dan 2 orang perempuan,” imbuhnya.

Para pelaku berpura-pura menanyakan sebuah alamat. Korban kemudian diajak berjabatan tangan. Sampai salah satu pelaku yang mengaku sebagai paranormal, mengatakan sesuatu yang membuat korban ketakutan yakni terkena guna-guna.

BACA JUGA...  Penipuan Berkedok Sosialisasi Kementan, Korban Diminta Bayar Hotel Mewah Demi Janji Cashback

“Pelaku mengatakan, kalau guna-guna di tubuh korban tidak dihilangkan, nanti anaknya menjadi korban,” cetusnya.

Para pelaku kemudian membawa korban berputar-putar keliling Cakra dengan menggunakan mobil Honda CRV. Dalam perjalanan, korban ‘didoktrin’ agar mau menghilangkan guna-guna pada dirinya dengan cara mencuci harta benda korban.

“Korban dalam keadaan terhipnotis kemudian diajak ke rumahnya untuk mengambil harta bendanya,” lanjutnya.

Korban pun menuruti kemauan pelaku yang sudah menghipnotisnya. Korban menyerahkan uang Rp 30 juta berikut sejumlah perhiasan emas dan berlian kepada para pelaku.

BACA JUGA...  Dittipidsiber Polri Ringkus Pelaku Penipuan dan Pencucian Uang

“Kemudian di dalam mobil, para pelaku mengambil kantong berisi harta benda korban. Saat hendak dikembalikan ke rumah korban, para pelaku rupanya menukar keresek berisi barang-barang tadi dengan keresek lainnya yang ternyata berisi air mineral,” paparnya.

Setelah berhasil menguras harta korban, para pelaku pergi meninggalkan rumah korban. Korban pun kembaki tersadar setelah para pelaku pergi.

Soal kasus penipuan dengan modus hipnotis ini sempat ramai di media sosial. Entah siapa yang mulai membagikan foto 4 wanita yang disebutkan sebagai pelaku hipnotis.

BACA JUGA...  UPTD Museum Tsunami Aceh-Kamaishi Jepang Gelar Program Mitigasi Bencana, Diikuti 39 Tenaga Pendidik

Terkait foto tersebut, Kapolres memastikan bahwa keempat wanita itu bukan pelaku penipuan yang dimaksud.

“Yang jelas sampai saat ini para pelaku belum berhasil kami tangkap. Mungkin foto yang beredar tersebut para pelaku penipuan hipnotis yg diungkap oleh Polda Jatim,” ungkap Heri.

Polisi juga sempat memperlihatkan foto 3 perempuan yang beredar di Facebook itu kepada korban.

“Saat itu foto tersebut sudah diperlihatkan kepada korban yang di Cakra. namun pelakunya bukan itu.
Itu sekedar infonya,” pungkasnya.
(mei/idh)

Sumber : detik.com

Berita Terkait

Sempat Buron Hampir Setahun, Terpidana Penelantaran Anak Akhirnya Dieksekusi Kejaksaan
MK Perkuat Perlindungan Hukum Wartawan, Sengketa Pers Wajib Dahulukan Mekanisme UU Pers
Terkait Dugaan Penganiayaan Mantan Kadus Paya Dua, Ini Faktanya
Merasa Dicemarkan di TikTok, Mahasiswi Aceh Barat Tempuh Jalur Hukum
Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Bongkar Jaringan Sabu Lintas Wilayah, Empat Pelaku Ditangkap
Tiga Tersangka Pencurian Uang dan Emas Rp 481 Juta Ditangkap Polres Sabang
Gatot Sugiharto: Negara Harus Bedakan “Penambang Perut” dan “Penambang Keruk”
Temuan BPK Proyek Tanggul Sabang Belum Tuntas, Warga Desak APH Bertindak

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Sempat Buron Hampir Setahun, Terpidana Penelantaran Anak Akhirnya Dieksekusi Kejaksaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:38 WIB

MK Perkuat Perlindungan Hukum Wartawan, Sengketa Pers Wajib Dahulukan Mekanisme UU Pers

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:19 WIB

Terkait Dugaan Penganiayaan Mantan Kadus Paya Dua, Ini Faktanya

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:52 WIB

Merasa Dicemarkan di TikTok, Mahasiswi Aceh Barat Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:00 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Bongkar Jaringan Sabu Lintas Wilayah, Empat Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru

Teuku Alamsyah sedang membubuhkan tanda tangan dalam berita acara setelah dilantik oleh Bupati Asel HMW di Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

M. Najur dan Teuku Alamsyah Dilantik 

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:18 WIB

dr. Emil Fathoni specialis intervensi yang juga specialis jantung dan pembuluh darah sedang menangani langsung operasi kateterisasi jantung di RSUD dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Jumat, (14/8/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/ istimewa).

KESEHATAN

RSUD Yuliddin Away Kini Layani Pemasangan Ring Jantung

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:07 WIB

NEWS FEATURE

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:06 WIB