Pejabat Gubernur Aceh Harus ‘Multilinear’

Usman Lamreung.

Pj Gubernur kedepan berbeda dengan sebelumnya, Pj Gubernur kedepan ini rentang waktu yang lama, 2,5 tahun, tentu tidak hanya fokus persiapan pelaksanaan pemilu dan pilkada, namun melanjutkan berbagai program yang ditinggalkan Gubernur sebelumnya yang tertuang dalam RPJM. Maka rakyat Aceh berharap pada Presiden Jokowi mempertimbangkan dengan bijaksana menunjuk Pj Gubernur yang tepat, cerdas, tegas, peduli dan merakyat.

BACA JUGA...  Aceh Siap Buntingkan 100 Ribu Lebih Induk Sapi  

“Rakyat Aceh berharap Pj Gubernur benar-benar pro rakyat, dekat dengan rakyat dan memahami apa yang diinginkan rakyat Aceh. Dengan sisa dana otsus, Pj Gubernur mampu memperiotaskan program-program untuk kepentingan pembangunan Aceh, pengentasan kemiskinan, membuka lapangan kerja, investasi, melanjutkan program rumah dhuafa dan Aceh dalam damai,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Emirate Devlopment Research (EDR).

BACA JUGA...  Komisi A DPRK Banda Aceh Mendesak Walikota Segera Lelang Jabatan Kepala Dinas

Usman Lamreung dalam wawancara beberapa akademisi, mereka berharap Pj Gubernur memahami Aceh secara kultural, religius, maupun politik. Ini adalah kunci utama dalam melanjutkan berbagai program pembangunan Aceh. Jangan sampai Pj Gubernur yang ditunjuk hanya partisipan saja, hanya diuntungkan para elit, tetapi rugi pada rakyat Aceh.

Harapannya rakyat adalah putra terbaik Aceh, namun bila ditunjuk adalah bukan putra Aceh, tidak hanya memahami kultur budaya dan politik Aceh.

Penulis: SyawaluddinEditor: Syawaluddin Ksp