ACEH UTARA | MA — Semangat demokrasi masyarakat Gampong Leubok Mane, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, patut diapresiasi. Meski baru saja dilanda bencana banjir bandang pada akhir tahun 2025 lalu, warga setempat tetap melaksanakan Pemilihan Geuchik (Pilchiksung) periode 2026–2031 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Bencana alam yang sempat melumpuhkan aktivitas warga tidak menyurutkan tekad masyarakat untuk menentukan pemimpin gampong demi keberlanjutan pemerintahan Gampong dan pemulihan pascabencana. Pemilihan Geuchik tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme pada hari ini di Gampong Leubok Mane.
Imum Mukim Pinto Rimba Muhammad Hasan, SE mengatakan bahwa seluruh tahapan pemilihan sebenarnya telah disusun jauh hari sebelum Kecamatan Langkahan dilanda banjir besar oleh Panitia Pemilihan Geuchik (P2G). Berkat kerja sama panitia, aparat desa, dan dukungan masyarakat, seluruh proses pemilihan dapat berjalan dengan baik.
“Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 551 orang. Dari jumlah tersebut, pemilihan diikuti oleh dua calon Geuchik, yaitu Tgk. Khaidir dengan nomor urut 1 dan Zamzami Ali dengan nomor urut 2,” ujar Peu Tua Syik sapaan akrab Muhammad Hasan.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 Tgk. Khaidir berhasil meraih suara terbanyak dengan perolehan 220 suara. Sementara calon nomor urut 2 Zamzami Ali memperoleh 203 suara, dan terdapat 5 suara dinyatakan tidak sah.



