ACEH TENGAH | MA – Saat libur panjang Idulfitri 1446 H, Dataran Tinggi Gayo kembali mencuri perhatian sebagai salah satu destinasi wisata paling diburu di Aceh.
Di balik kesejukan pegunungan dan hamparan hijaunya alam, tersimpan sebuah spot yang tak pernah gagal memukau hati para pelancong, Pantan Terong.
Terletak di Kecamatan Bebesen, sekitar 8 kilometer dari pusat Kota Takengon, Pantan Terong berdiri anggun di ketinggian hampir 1.800 meter di atas permukaan laut.
Dari puncaknya, pengunjung dimanjakan dengan panorama spektakuler. Kota Takengon tampak mungil di kejauhan, Danau Lut Tawar membentang tenang seperti cermin alam, dan barisan bukit-bukit hijau menyatu dengan langit biru.
Udara yang sejuk, semilir angin yang membelai wajah, serta aroma khas pinus yang menyegarkan, menjadikan tempat ini bukan sekadar tujuan wisata, tapi juga ruang pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kehidupan.
Fajri, warga Pidie Jaya yang sengaja membawa keluarganya ke sini selama libur Lebaran, menyampaikan kekagumannya. “Melihat Takengon dari ketinggian seperti ini sungguh luar biasa. Pantan Terong punya segalanya, pemandangan, udara segar, hingga kopi Gayo yang nikmat,” tutur Fajri.
Tak hanya pemandangan, perjalanan menuju ke sana pun menjadi bagian dari pesona. Jalur yang menanjak dengan pemandangan kebun-kebun sayuran warga di kiri dan kanan jalan, menjadikan setiap meter perjalanan terasa seperti petualangan yang memanjakan mata.




