Om Bus dan NasDem Perlu Jelaskan Hubungannya dengan PT MIFA Bersaudara

Akademisi Unaya Banda Aceh Usman Lamreung.

BANDA ACEH (MA) Kabar ditolaknya kehadiran Tim Panitia Khusus (Pansus) Tambang Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) oleh pihak PT Mifa Bersaudara sangat menyinggung akal sehat rakyat.

“Tidak boleh ada yang menghalangi wakil rakyat menjalankan tugasnya, itu bukan hanya penghinaan kepada DPR Aceh tapi juga menyinggung rakyat Aceh,” sebut Usman Lamreung, pada media lewat siaran persnya, Senin (30/9).

BACA JUGA...  Usman Lamreung: Hajatan PON Kuras Anggaran APBA

Karena PT MIFA Bersaudara adalah Irsan Sosiawan yang juga sebagai Ketua NasDem Aceh berdasarkan SK DPP Partai NasDem Nomor : 33-Kpts/DPP-Nasdem/III/2024 maka Bustami Hamzah perlu menjelaskan keterkaitannya dengan PT MIFA Bersaudara.

“Apalagi ada berita bahwa beliau memperpanjang IUP PT Mifa Bersaudara padahal baru berakhir pada Agustus 2025 nanti, ini harus dijelaskan ke publik,” tambah Usman.

BACA JUGA...  Aceh di Persimpangan Sejarah: Pilkada 2024 dan Peluang Kebangkitan

Begitu pula dengan NasDem Aceh perlu menjelaskan kepada rakyat mengapa menolak kunjungan wakil rakyat dan menjelaskan apa ada kaitan dukungan NasDem untuk Bustami Hamzah karena motif perpanjangan izin, ungkapnya.

“NasDem Aceh jangan sampai dianggap perpanjangan tangan oligarki untuk mengeruk kekayaan alam Aceh dengan memanfaatkan jalur politik. Kalau begitu, jika Bustani menang akan memberi izin walau merusak alam Aceh?” tutup akademisi Unaya itu. (Sayed Panton).

BACA JUGA...  Pertemuan Anies dengan Koalisi Perubahan: Bahas Harapan Rakyat, Tegaskan Cawapres Dari Internal Koalisi