Nelayan Minta Pemerintah Segera Atasi Kedangkalan Kuala Catok Seuneudon

Selasa, 14 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Kuala Catok Seuneudon, Aceh Utara saat ini.

Kondisi Kuala Catok Seuneudon, Aceh Utara saat ini.

Sementara itu, Geuchik Gampong Bantayan, Fadhal, menyebutkan bahwa Pemerintah Gampong bersama masyarakat telah beberapa kali mengusulkan pengerukan kuala melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan maupun kabupaten, namun hingga kini belum ada realisasi.

“Setiap tahun kami usulkan agar dilakukan pengerukan kuala, tapi belum juga ditindaklanjuti. Padahal, Kuala Catok ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat nelayan di wilayah pesisir Seunuddon,” kata Fadhal.

BACA JUGA...  Dampak Pandemi Masih Terasa, Termasuk Pada Anggaran Dinas

Fadhal juga menyebutkan, akibat dangkal Kuala tersebut, ratusan hektar tambak masyarakat yang ada tiga Gampong yaitu Teupin Keunyun, Bantayan, dan Ulee Rubek Timur terkena imbasnya dari dangkal Kuala Catok Seuneudon.

Ia berharap agar pemerintah daerah dapat segera menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan menentukan langkah penanganan yang tepat, biar nelayan dan petani tambak yang ada di Seunuddon bisa keluar dari kesulitan ini. “Kita sangat berharap kepada pemerintah agar bisa direalisasikan secepatnya,”‘ujar Fadhal.

BACA JUGA...  Perumda Tirta Pase Lakukan Penyesuaian Tarif Air Minum 

“Jika tidak segera diatasi, kuala tersebut berpotensi tertutup total akibat sedimentasi yang semakin parah,” ungkap Fadhal.

Selain itu, masyarakat nelayan mengusulkan agar dilakukan pengerukan secara berkala dan dibangun pemecah ombak (breakwater) guna mencegah pendangkalan berulang. Mereka juga meminta agar pemerintah memperhatikan infrastruktur pendukung pelabuhan nelayan, seperti tempat tambat perahu dan fasilitas penampungan ikan.

BACA JUGA...  Pemasangan Batu Pemecah Ombak Diduga Salah Perencanaan, Ratusan Rumah Terancam Punah

Berita Terkait

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya
Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0
Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 
SPPG Malaka di Aceh Selatan di Hentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 
Satu Data, Sasaran Nyata
Teuku Adian Makmur Dilantik 
Pemkab Aceh Barat Terima penghargaan dari Kemenkum RI
Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

SPPG Malaka di Aceh Selatan di Hentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Satu Data, Sasaran Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Teuku Adian Makmur Dilantik 

Berita Terbaru

OLAHRAGA

KSMI Siapkan Liga Santri dan Piala Asia

Minggu, 23 Agu 2026 - 18:26 WIB

Mahasiswa KKN Kelompok 24 Unimal melakukan penanaman tanaman.

PENDIDIKAN

KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB

RAGAM BERITA

Ambal Warso Ke-32 : Lestarikan Budaya Jawa

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:27 WIB

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA

NANGGROE

Belum Genap 2 Tahun, M. Nasir Tinggalkan Kursi Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:41 WIB

Foto bersama di puncak Benteng A Batere Meteo Gampong CIT Ba'U Sabang

PERISTIWA

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agu 2026 - 22:38 WIB