BANDA ACEH, MEDIAACEH.CO.ID – Setelah masa pandemi masyarakat mulai merasakan adanya perubahan di segala bidang, termasuk dalam hal mencari nafkah. Meski begitu dampak pandemi, masih terasa sulit hingga sekarang ini. Kata Usman warga Banda Aceh, 2 Agustus 2022.
Keadaan yang sama juga dirasakan oleh beberapa ASN yang membidangi program, umum dan lainnya. Mereka merasa anggarannya masih minim, dari pengaruh masa fokusing pandemi. Namun begitu kami masih terbantu oleh pokir dewan, dan dana kementerian. Kata beberapa sumber Asn, di lingkungan Pemerintah Aceh.
Ungkapan yang sama dikeluhkan pejabat di lingkungan Badan Baitul Mal Aceh, “dahulu salah satu mata anggaran kita bernilai 330 juta”. Sekarang 2022 tinggal 10 juta, artinya menurun begitu drastis. Ungkap (Y) salah satu pejabat Baitul Mal Aceh, beberapa waktu lalu.
Namun kondisi demikian dibantah oleh salah satu staf di Dinas Koperasi dan UKM Aceh. Menurutnya, “sekarang ini banyak sekali pokir dewan. Seharusnya bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, seperti bidang pemberdayaan UMKM pada dinas kami. Ada berkisar 70 miliar pokir, untuk pemberdayaan UMKM. Coba ditanyakan, kemana dana itu dimanfaatkan”.
Jadi omong kosong mereka bicara minim-minim, apalagi pada dinas ini ada yang dari Sekwan (Sekretaris Dewan). Pastilah, paling tidak pokir di sini banyak, 10% saja sudah berapa itu”. Ungkap sumber tersebut, dan meminta wartawan merahasiakan identitasnya.
Sumber lain masih dari Dinas Koperasi dan UMKM Aceh menyebutkan, “ya pada UPTD PLUD juga ada pokir dewan”.
Dari pantauan wartawan media ini, kantor plut sering sepi. Akan tetapi saat dikonfirmasi, 3 Agustus 2022. Pihak plud mengakui pokir dewan,
pihak UPTD PLUT juga mengakuinya, “kami ini hanya uptd, kerjanya seperti bengkel”. Jawab pihak UPTD Saat dikonfirmasi, 3 Agustus 2022.
Untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut, wartawan media ini menuju ruang Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Aceh. Namun Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM, tidak ada di tempat. Ungkap Stafnya, Rabu 3 Agustus 2022.
Pada waktu yang sama, pihak UPTD PLUT Dinas Koperasi dan UKM Aceh mengakui memang ada pokir akan tetapi cuma sedikit. Dilanjutkan dengan penjelasan Kepala UPTD PLUT tentang fungsi PLUD, secara singkat dan jelas. Serta meminta, agar tidak diekspos berhubung dirinya terburu-buru ada tugas mendadak. (AM).




