Melalui musrenbang ini pula, diselaraskan program dan kegiatan antar OPD, agar pencapaian sasaran dapat lebih optimal sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Dikatakan, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Selatan pada tahun 2023, meningkat mencapai 4,20%,, dibandingkan tahun 2022, yakni sebesar 3,11%.
“Diharapkan angka ini dapat terus melaju hingga 4,32% pada tahun 2025 yang akan datang,” kata Cut Syazalisma.
Selain itu, persentase penduduk miskin kabupaten aceh selatan pada tahun 2023 berada pada angka 12,10%, menurun dari persentase pada tahun 2022, yakni 12,43% dan ditargetkan dapat terus ditekan hingga pada sebesar 11,70% pada tahun 2025.
Selanjutnya, indeks pembangunan manusia (IPM) juga menunjukkan tren positif yakni pada tahun 2022, berada pada angka 67,87%.Dengan upaya kita bersama, terjadi peningkatan hingga mencapai tujuh puluh satu koma empat belas persen (71,14%) pada tahun 2023,Dengan upaya kita bersama pula, indeks pembangunan manusia kabupaten aceh selatan akan terus meningkat, diharapkan mencapai tujuh puluh satu koma tiga puluh satu persen (71,31%) pada tahun 2025.
Kepala Bappeda Aceh Selatan Masrizal, menyampaikan, kegiatan Musrenbang ini mengangkat tema, akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.




