Design Pendopo Bupati Asel Disorot, Ekspresikan Wajah Moderatis Busines

Pola pendopo bupati Asel sekarang hasil akhir renovasi.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA — Pola rancang bangun rehab ringan Pendopo Bupati Aceh Selatan (Asel) mulai disorot banyak pihak setelah hasil akhir design bangunan kediaman resmi kepala daerah itu rampung, baru lalu.

Kenapa disorot? Karena menurut Teuku Sukandi, seorang yang sudah dikenal sebagai tokoh Asel, design pendopo kabupaten itu tidak mencerminkan sedikitpun tentang tempat tinggal seorang pimpinan daerah.

BACA JUGA...  Bener Meriah Tempati Peringkat Pertama Se-Indonesia Standar Pelayanan Minimal 

Menurut dia, bangunan  pendopo  semestinya mencerminkan ornamen nuansa lokal dan  adat budaya setempat.

Gunanya, untuk dapat membantu meningkatkan kesadaran dan penghargaan masyarakat terhadap budaya lokal, serta memperkuat identitas daerah, dalam memadukan antara etika dan estetika.

“Design sekarang ini dengan ornamen minimalis, mengekspresikan budaya moderatis  business. Ini yang kita sesalkan,” kata Teuku Sukandi.

BACA JUGA...  Wagub Fadhlullah Pimpin Apel Perdana di Kantor Gubernur Aceh

Dengan alasan design itu, dia mengaitkan dengan latar belakang bupati non aktif H. Mirwan MS yang menggeluti bisnis. Sehingga nuansa “dagang” menjadi inspirasi kebijakan bupati.

Secara panjang lebar, tokoh yang malang melintang dalam dunia politik, konflik dan LSM itu, mengatakan, seharusnya, pendopo dapat menjadi simbol kebanggaan masyarakat setempat dan menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal.