Awi Juli: Keberadaan Kebun Sawit Ancam Ketahanan Pangan, Pemerintah Bireuen Harus Tegas

Minggu, 16 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Ketahanan Pangan Kabupaten Bireuen, Hasnawi Ilyas, atau yang akrab disapa Awi Juli.

Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Ketahanan Pangan Kabupaten Bireuen, Hasnawi Ilyas, atau yang akrab disapa Awi Juli.

BIREUEN | MA – Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Ketahanan Pangan Kabupaten Bireuen, Hasnawi Ilyas, atau yang akrab disapa Awi Juli, mengungkapkan kekhawatirannya terkait ekspansi kebun kelapa sawit yang semakin meluas di wilayah Kabupaten Bireuen.

Menurut Awi Juli, alih fungsi lahan pertanian menjadi kebun sawit telah mengancam ketahanan pangan lokal dan merusak lingkungan.

BACA JUGA...  Alim Mufid: Penunjukan Plt Ketua KADIN Bireuen Ada di Tangan KADIN Provinsi

“Alih fungsi lahan ini jelas berdampak buruk bagi ketahanan pangan kita. Sebagian besar lahan yang sebelumnya digunakan untuk pertanian pangan kini telah dialihfungsikan menjadi perkebunan sawit. Ini tidak hanya mengurangi pasokan pangan, tetapi juga merusak keseimbangan lingkungan kita,” kata Awi Juli.

Sebagai Ketua Satgassus, Awi Juli menegaskan bahwa upaya pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pangan harus menjadi prioritas utama.

BACA JUGA...  Isi Tausiyah di Bireuen, Ustad Abdul Somad : Jangan Pilih Pemimpin Main Suap

Ia mendesak pemerintah Kabupaten Bireuen untuk berani menindak tegas praktik pembelian lahan yang dilakukan oleh perusahaan sawit melalui camat dan kepala desa (keuchik).

“Praktik mafia tanah yang melibatkan camat dan keuchik dalam pembelian lahan untuk kebun sawit harus dihentikan. Pemerintah harus punya keberanian untuk bertindak, mengembalikan fungsi lahan untuk kepentingan pangan, bukan untuk memperluas perkebunan yang justru merusak ekosistem dan mengancam ketahanan pangan masyarakat,” tambahnya dengan tegas.

BACA JUGA...  Suami Tewas Dibunuh Istri Dan Selingkuhannya

Berita Terkait

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 
Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari
Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan
100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja
Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah
Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Minggu, 1 November 2026 - 20:43 WIB

Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 

Minggu, 1 November 2026 - 11:19 WIB

Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:17 WIB

100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB