Musa Weliansyah Desak Evaluasi Total MBG Banten, Sebut Ada Indikasi Korupsi

Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Musa Weliansyah.

SERANG | MA  – Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan di Provinsi Banten menuai kritik tajam. Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Musa Weliansyah, menuding adanya praktik koruptif sistematis mulai dari penggelembungan harga (mark-up) hingga distribusi menu yang tidak layak konsumsi.

BACA JUGA...  Mari Kita Lawan Korupsi

Menu Tak Layak dan Pelanggaran Spesifikasi

Musa mengungkapkan temuan lapangan yang memprihatinkan terkait kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa dan ibu hamil selama bulan Ramadhan. Ia menyebut banyak paket makanan yang tidak sesuai spesifikasi kesehatan dan gizi contoh kasus di SMKN 1 Wanasalam dan SDN 1 Malimping terdapat buah pir yang busuk dan makanan yang tidak sesuai anggaran.

BACA JUGA...  Muslahudsin Daud Ketua DPD PDI-P Aceh (2019-2024)

“Saya mengutuk keras distribusi MBG yang asal-asalan. Kami menemukan buah-buahan busuk, serta kurma yang kering dan berjamur. Ini sangat ironis, program yang tujuannya meningkatkan gizi justru memberikan makanan yang membahayakan kesehatan,” ujar Musa dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/2).

Indikasi Maladministrasi: Distribusi “Rapel” 3 Hari

Selain kualitas makanan, Musa menyoroti kejanggalan pada skema distribusi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menemukan fakta bahwa makanan dibagikan sekaligus untuk jatah tiga hari.