Menunggu Sepak Terjang Gubernur Terpilih Untuk Mengatasi Persoalan Di Aceh

Minggu, 9 Juli 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Munawwar

Munawwar

Kemiskinan tentunya merupakan persoalan yang cukup besar, di tambah lagi Aceh memiliki kekayaan Alam yang melimpah, sudah seharusnya agar provinsi ini tidak memiliki masyarakat yang hidup dalam kemiskinan, apalagi begitu tinggi seperti ini.

Kedua, meningkatkan pendidikan Aceh. Tentunya pendidikan merupakan pilar utama dalam membentuk sumber daya manusia yang mempuni, negara yang maju tentunya memiliki pendidikan yang bagus, seperti Filandia dan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah hal yang penting.  Di tahun 2016 saja, pendidikan  Aceh menempati peringkat 32 dari 34 provinsi yang ada  (Sumber, Serambi Indonesia, /2016/05/02/pendidikan-aceh-peringkat-32-nasional-puluhan-massa-demo).

BACA JUGA...  Banjir Sistemik, Kacaukan Ekonomi Masyarakat 

Tentunya peringkat yang dicapai ini sangat tidak membangakan malah memberikan penjelasan bahwa pendidikan kita ada masalah yang serius. Berdasarkan amanah Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 bahwa setiap pemerintah daerah harus mengalokasi dana minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Apabila di hitung-hitung setiap tahun ada dana Rp 1 T, yang di anggarkan untuk pendidikan Aceh.

BACA JUGA...  Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan Guru Menuju Sekolah Bermutu

Dengan demikian ini menunjukkan ada yang tidak wajar, sedang terjadi pada Pendidikan Aceh, sudah seyogianya dengan kuncuran dana yang sedimikian maka tentunya level pendidikan Aceh memiliki peningkatan yang sinifikan, bukan malah berada pada peringkat dua terbawah.

Berita Terkait

Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:39 WIB

Ketua PSI Provinsi Aceh, Anwar Tgk. Rabo.

PERISTIWA

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:34 WIB

KESEHATAN

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:58 WIB

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB