DI BALIK upaya percepatan pencairan tersebut, terdapat kepentingan yang lebih besar, yakni keberlanjutan program bantuan rumah rusak bagi masyarakat terdampak bencana.
Pemerintah daerah berharap realisasi pencairan pada tahap awal dapat menjadi indikator keberhasilan penyaluran bantuan sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah pusat dalam melanjutkan dukungan pada tahap berikutnya.
Dalam sistem bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, tingkat serapan anggaran sering menjadi salah satu indikator penting dalam evaluasi program.
Semakin tinggi tingkat realisasi penyaluran bantuan kepada masyarakat, semakin besar peluang program lanjutan memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
Karena itu, BPBD Aceh Tamiang menilai penyelesaian pencairan pada SK Tahap I dan Tahap II memiliki arti strategis, bukan hanya bagi penerima saat ini, tetapi juga bagi ribuan calon penerima bantuan pada tahap berikutnya.
“Serapan pencairan SK Tahap I dan Tahap II harus segera tuntas. Dengan demikian, kita berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan SK Tahap III dan Tahap IV,” tegas Bayu.
Pemulihan Pascabencana Belum Berakhir
PROGRAM Bantuan Stimulan Rumah Rusak merupakan bagian dari upaya rehabilitasi pascabencana yang bertujuan membantu masyarakat memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana alam.




