Rumah Rusak Sedang: Sebanyak 1.393 KK menerima bantuan sebesar Rp30.000.000 per KK, dengan total anggaran Rp41.790.000.000.
Dalam arahannya, Menko PMK berharap bantuan dana stimulan tersebut dapat menjadi pemantik semangat masyarakat untuk kembali menata kehidupan pascabencana.
“Saya berharap dana stimulan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat bencana. Pemerintah Pusat akan terus melakukan verifikasi terhadap rumah-rumah warga terdampak di Bireuen agar tidak ada yang terlewatkan,” tegas Pratikno.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bireuen turut menunjukkan kepeduliannya dengan menyantuni 200 anak yatim. Santunan tersebut bersumber dari gaji pribadi Bupati sebagai bentuk komitmen dan empati terhadap masyarakat. Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Menko PMK bersama Wakil Gubernur Aceh dan Bupati Bireuen.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, jajaran Forkopimda Kabupaten Bireuen, tokoh masyarakat, ulama kharismatik, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, unsur Muspika, hingga para keuchik.
Rangkaian kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan buka puasa bersama Menko PMK dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bireuen. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut, menumbuhkan optimisme masyarakat untuk bangkit dan pulih dari dampak bencana.(Iqbal)




