Menjelang Idul Adha Harga Daging Meuggang di Bireuen Rp. 180 Ribu Perkilogram 

Minggu, 16 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang daging meuggang di Bireuen.

Pedagang daging meuggang di Bireuen.

BIREUEN (MA) Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, harga daging meugang yang dipasarkan di Bireuen tetap bertahan di angka Rp. 180 ribu perkilogram hingga siang hari. Harga ini masih sama seperti harga daging meugang pada hari raya Idul Fitri beberapa waktu lalu.

Salah seorang penjual daging meugang, Sofyan Agani, mengungkapkan bahwa harga daging pada periode meugang kali ini mengalami peningkatan penjualan hingga Rp. 180 ribu perkilogram. “Mungkin karena jumlah penjual daging sedikit berkurang mengingat Hari Raya Idul Adha yang biasanya banyak daging kurban. Mungkin mereka trauma dengan kejadian meugang yang lalu,” ujarnya sambil tersenyum.

BACA JUGA...  Kemenkumham Aceh Terima Kunjungan Regional CEO BSI Aceh

Para penjual daging di sekitaran kota Bireuen mengakui adanya peningkatan harga tersebut, meskipun harga tersebut hampir sama dengan harga daging meugang saat Hari Raya Idul Fitri yang lalu.

Pada hari pertama meugang, Sabtu (15/6), para penjual tetap bertahan berjualan hingga tengah malam dengan harga yang tetap di angka Rp. 180 ribu per kilogram. Meskipun pada siang harinya sepi pembeli, harga tetap tidak mengalami perubahan.

BACA JUGA...  Bank Aceh Gelar Sosialisasi Wirausaha Pintar Kepada ASN Pra Pensiun

Ketua Lapak, M Yusuf Ahmad, mengakui bahwa jumlah pembeli relatif sedikit sehingga harga tetap bertahan hingga malam hari di angka Rp 180 ribu per kilogram. “Namun mudah-mudahan keesokan harinya, Minggu (16/6), penjualan daging meningkat dengan harga yang lebih baik,” ujarnya. Untuk meugang kali ini, pihaknya telah mempersiapkan 150-160 lapak untuk para pedagang. “Tapi itu tidak pasti, ada kalanya calon pedagang membatalkan penjualannya,” tambahnya.

BACA JUGA...  Kecamatan Kebayakan Gelar Musrenbang, Anggota DPRK Dapil I Tidak Hadir

Berita Terkait

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat
Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor
Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan
FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman
Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga
Pembangunan Jembatan Aramco di Aceh Selatan Masuki Tahap Finishing, Segera Tingkatkan Akses dan Ekonomi Warga
Pasar Tani “Aceh Road Show” Tawarkan Harga Komoditas Murah
Yahnda: Petani dan Nelayan Aceh Harus Berani Berinovasi Demi Kedaulatan Pangan di PENAS XVII Gorontalo

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:22 WIB

Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:36 WIB

FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:32 WIB

Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Satu Dapur SPPG di Aceh Selatan Dihentikan Permanen

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:20 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM

PEMERINTAHAN

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:06 WIB

Penulis buku Hukum Erlizar.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Erlizar Rusli Kupas Hukum

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:55 WIB