Menjelang Azan, Kawasan RTH Tapaktuan Perlu Ditertibkan 

Minggu, 31 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FPKR Kluet Raya Aceh Selatan Tabrani Atim.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Ketua FPKR Kluet Raya Aceh Selatan Tabrani Atim.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN | MA  —  Kawasan Ruang Taman Hijau (RTH) Gampong Pasar, Tapaktuan,  Aceh Selatan tampak ramai dengan aktifitas warga, kendati, akan memasuki  waktu maghrib.

Kondisi itu, mendapat sorotan dari tokoh masyarakat Aceh Selatan, karena tidak sesuai dengan pelaksanaan syariat Islam yang berlaku dalam masyarakat.

“Kami berharap kondisi ini harus segera ditertibkan oleh Pemerintah kabupaten dalam hal ini Satpol PP,” kata Ketua Forum Peduli Kluet Raya (FPKR) Aceh Selatan Tabrani Atim di Tapaktuan, Ahad, (31/5/2026).

BACA JUGA...  Cut Syazalisma: Aceh Selatan Prioritaskan Peningkatan Ekonomi dan Infrastruktur

Dia melihat secara langsung situasi ramai itu oleh berbagai aktifitas, baik penjaja makanan dan minuman,  pelanggan maupun warga yang hanya nongkrong  senja yang bersamaan datangnya waktu maghrib hampir tiba.

“Lucu ini, kalau dibiarkan, karena di kawasan RTH terdapat mesjid yang seharusnya diramaikan. Kog malah aktifitas lain yang masih ramai,” katanya.

BACA JUGA...  KIP Aceh Diminta Segera Siapkan Berkas Administrasi Pelaporan ke DPR Aceh untuk Usulan Pelantikan Gubernur

Menurutnya, selain para penjaja makanan dan minuman yang belum menutup lapaknya, pelanggan juga terus berdatangan dan bahkan sebagian warga datang untuk nongkrong.

Dia mendesak Pemerintah kabupaten

Aceh Selatan dan pihak berwenang lainnya untuk segera menghentikan dengan paksa fenomena tersebut.

“Warga yang masih beraktivitas dan lalu lalang di area publik tersebut saat menjelang kumandang azan Maghrib, agar tertibkan karena tidak sejalan dengan nilai-nilai penegakan syariat Islam yang berlaku di Bumi Serambi Mekkah,” kata Sileh Tab, begitu akrab dipanggil.

BACA JUGA...  DPRK Aceh Besar Berikan Dukungan Moril Kepada Kafilah MTQ ke 34

Berita Terkait

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Buaya Muncul, Warga Resah
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Irigasi Tertutup Lumpur, 1.900 Hektare Sawah Terancam 

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:05 WIB

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Minggu, 13 September 2026 - 20:43 WIB

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 September 2026 - 16:10 WIB

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Berita Terbaru

PERISTIWA

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Senin, 14 Sep 2026 - 15:05 WIB

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 Sep 2026 - 14:57 WIB

Penampakan seekor buaya sungai di tebing Krueng Kluet/Kandang yang sempat direkam warga, Minggu, (13/9/2026).(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Buaya Muncul, Warga Resah

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:43 WIB

Bupati Aceh Barat Tarmizi saat membesuk orang dalam gangguan jiwa di daerahnya.

PEMERINTAHAN

Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 

Minggu, 13 Sep 2026 - 16:10 WIB