“Ia optimis, jika semua pihak terlibat secara aktif dan kolaboratif, menjadikan Aceh sebagai salah satu daerah dengan pendidikan terbaik di Indonesia bukanlah mimpi yang mustahil,” kata Marthunis.
Marthunis juga membagikan kabar menggembirakan terkait capaian siswa Aceh dalam partisipasi program nasional yang menunjukkan data tertinggi di Indonesia.
“Meski secara nasional Aceh berada di peringkat tujuh, ia menyebutkan bahwa capaian internal menunjukkan posisi tertinggi dalam partisipasi dan ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas lini bisa menghasilkan prestasi luar biasa,” ujar Marthunis.
Menutup paparannya, ia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Aceh akan menerima kunjungan dari Komisi Informasi Aceh (KIA) dalam rangka visitasi penilaian badan publik informatif. Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah bagian dari tanggung jawab publik yang tak terpisahkan dari semangat transparansi. Ia menyebut bahwa laporan kekayaan (LHKPN) semua pejabat telah rampung, sebagai bentuk komitmen terhadap akuntabilitas dan integritas.
“Kalau kita semua bergerak, bekerja sama dengan hati dan data yang jelas, maka pendidikan Aceh bisa menjadi yang terbaik di Indonesia. Ini bukan sekadar harapan, tapi sesuatu yang bisa kita wujudkan bersama,” tutupnya penuh keyakinan.(R)















