Mengenai bukti-bukti dari kasus-kasus tersebut, Nurlis menjelaskan, juga sudah sangat banyak terkumpul. “Mereka sendiri yang rajin menyediakan bukti-bukti dari perbuatannya, seperti surat-surat, dan pembicaraan lewat whatsapp group, dan lain-lain. Apa sadar atau tidak bahwa semua itu terekam menjadi jejak perbuatannya,” kata Nurlis.(R)
Mantan Rektor Unaya Dilapor Ke Polda Aceh, Rusli Muhammad: Mencemarkan Nama Baik Saya




