Dalam pandangannya, posisi Kepala Bappeda Aceh ke depan akan sangat krusial, terutama dalam pengelolaan sumber daya daerah, sinkronisasi kebijakan pusat-daerah, serta penyesuaian program pembangunan dengan tantangan global seperti krisis iklim dan transformasi digital.
“Harapan kami, pengangkatan ini dapat menjadi titik temu antara kapasitas teknokrat dan kehendak masyarakat Aceh untuk maju secara inklusif,” tutup Sulaiman.
Nama Husnan Harun memang santer dibicarakan di kalangan birokrasi Aceh sebagai salah satu kandidat kuat untuk menakhodai Bappeda.
Selain berpengalaman dalam bidang perencanaan wilayah dan kebijakan pembangunan, ia juga dikenal memiliki jejaring strategis lintas sektor yang dinilai akan memperkuat kinerja kelembagaan Bappeda dalam lima tahun ke depan.(R)
Halaman : 1 2















