Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Di titik ini, olahraga memiliki makna yang lebih luas. Ia menjadi medium untuk mempertemukan masyarakat, membangun kembali interaksi sosial, sekaligus menumbuhkan optimisme setelah masa sulit.

Dari Keluarga, Kesehatan Dibangun

BRIGJEN TNI Ali Imran memandang keluarga sebagai lingkungan paling awal untuk membangun kesadaran hidup sehat.

Menurut dia, olahraga tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk kegiatan yang mahal atau eksklusif. Aktivitas fisik sederhana yang dilakukan bersama keluarga dapat menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan mental.

BACA JUGA...  Uniqlo Bantu Pemulihan Pascabencana di Aceh Tengah

“Olahraga ini adalah momentum emas untuk membangun ketahanan kesehatan mulai dari unit terkecil, yaitu keluarga,” katanya.

Ia juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu ada bersama rakyat, baik di masa sulit pascabencana maupun dalam momen penuh kegembiraan seperti perayaan kemerdekaan ini,” ujar Danrem.

Pesan tersebut menjadi salah satu benang merah Lilawangsa Run. Kehadiran institusi pertahanan tidak hanya terlihat dalam konteks tugas keamanan dan penanganan keadaan darurat, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung.