LEPPAMI: Kualitas Objek Wisata Prioritas Masih Memprihatinkan 

Kordinator LEPPAMI Tonicko Anggara mengeritik penanganan objek wisata Tapak di Tapaktuan yang belum serius.(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Aktivis LEPPAMI mendapat laporan dari pengelola objek wisata itu bahwa, penggunaan uang pribadi untuk membenahi akses ke objek wisata tersebut.

Pihak pengelola juga menyampaikan bahwa mereka tidak keberatan dengan hal itu mengingat bila akses terus dibiarkan rusak tentu akan menggangu mobilitas para pengunjung dalam berwisata ke Tapak, juga pastinya akan mengganggu target capaian.

BACA JUGA...  Kunker ke Pulo Aceh, Kak Na Semangati Lansia

“Tentunya kita mengapresiasi pertolongan pertama dari pihak pengelola objek wisata Tapak. Tapi, kita disini kita juga mempertanyakan terkait perhatian pemerintah daerah terhadap objek wisata ini karena lagi-lagi ini adalah objek wisata prioritas Aceh Selatan yang ikut andil dalam menghasilkan PAD daerah. Masa sih harus terus di biarkan begitu saja dengan kondisi yang memprihatinkan?,” kata Tonicko Anggara dalam tanda tanya.

BACA JUGA...  Wapres Serahkan Beasiswa BPJamsostek Sebesar Rp 2,2 Miliar Kepada Pekerja dan Keluarganya

Tonicko Anggara mendesak pemerintah Aceh Selatan dalam hal ini dinas terkait untuk  menyelesaikan perkara objek wisata Tapak ini dengan cepat dan sigap agar dapat difungsikan kembali.

“Wajib memastikan standar keamanan dalam berwisata bagi para wisatawan terpenuhi agar objek wisata Tapak bisa kembali menghasilkan PAD bagi Kabupaten Aceh Selatan bila kondisinya sudah baik,” kayanya.(Maslow Kluet).