LEPPAMI: Kualitas Objek Wisata Prioritas Masih Memprihatinkan 

Kordinator LEPPAMI Tonicko Anggara mengeritik penanganan objek wisata Tapak di Tapaktuan yang belum serius.(poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) menilai kualitas objek wisata di Aceh Selatan masih memprihatinkan, sehingga perlu penanganan yang lebih serius.

Hal itu dikatakan LEPPAM melalui koordinatornya Tonicko Anggara kepada mediaaceh.co.id di Tapaktuan, baru-baru ini.

Menurutnya, pihak terkait perlu menggenjot kemajuan bidang pariwisata dengan melakukan pembenahan terhadap objek wisata terutama objek wisata yang menjadi skala prioritas.

BACA JUGA...  Lepas Sambut Pj Bupati Bener Meriah Dilakukan Secara Adat

Dia menyayangkan kualitas objek wisata yang masuk dalam skala prioritas Kabupaten Aceh Selatan yang kondisinya memprihatinkan bahkan jauh dari kata safety namun tetap dipaksakan beroperasi guna menyokong  pendapatan asli daerah (PAD).

Pendapatnya dengan pembangunan pariwisata adalah tanpa adanya perhatian khusus dan pembenahan yang tuntas,

“Hari ini saya mengunjungi objek wisata Tapak di Tapaktuan karena mendapatkan informasi bahwasanya beberapa hari yang lalu rusak parah akibat hantaman gelombang laut,” katanya.

BACA JUGA...  Gubernur Aceh Muzakir Manaf Terima Pimred Award 2025

Sayangnya, katanya,  meskipun rusak dan tak lagi memenuhi standar safety bagi para wisatawan dalam berwisata, objek wisata yang masuk dalam objek wisata prioritas Aceh Selatan ini juga tak diperbaiki sehingga yang dilakukan oleh pengelola adalah membuat jalan darurat agar pengunjung tetap lewat dengan menggunakan uang pribadi agar para pengunjung tetap bisa menikmati Tapak.