KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Padahal, adat perkawinan Aceh memiliki nilai filosofis yang erat kaitannya dengan ajaran Islam. Prinsip “Adat bak Po Teumeureuhom, Hukom bak Syiah Kuala” menjadi salah satu landasan penting dalam melihat hubungan antara adat dan syariat dalam kehidupan masyarakat Aceh.

Karena itu, KPEA memandang perubahan zaman tidak semestinya dimaknai sebagai penghapusan tradisi. Modernisasi dapat berjalan, tetapi tetap perlu memperhatikan identitas budaya dan nilai-nilai keislaman yang menjadi karakter masyarakat Aceh.

BACA JUGA...  Muhammad Iqbal Nilai Kerusakan Hutan Jadi Biang Bencana Aceh

Salah satu perhatian utama yang dibahas adalah posisi wedding organizer sebagai pihak yang kini memiliki peran cukup besar dalam menentukan konsep dan pelaksanaan pesta pernikahan.

KPEA mendorong agar para pelaku WO tidak hanya dibekali kemampuan teknis dan kreativitas dalam mengelola acara, tetapi juga memiliki pengetahuan memadai mengenai adat perkawinan Aceh dan ketentuan syariat Islam.

BACA JUGA...  BBM Bercampur di Aceh, Dugaan Kuat, Pertamax Distribusi Pertamina  Bercampur di SPBU

Untuk itu, KPEA merumuskan sejumlah rekomendasi strategis. Pertama, mendorong pelatihan dan pembekalan adat serta syariat bagi wedding organizer.

Program tersebut diharapkan dapat menempatkan industri kreatif bidang perkawinan sebagai mitra strategis dalam pelestarian budaya Aceh. Dengan pemahaman yang baik, para pelaku WO dapat membantu keluarga pengantin menyelenggarakan pesta modern tanpa menghilangkan substansi dan nilai adat.

BACA JUGA...  Status Gunung Burni Telong Aceh Kembali Naik Level Waspada Pasca Gempa

Berita Terkait

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital
Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang
Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh
Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban
Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Rabu, 30 September 2026 - 19:41 WIB

Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Selasa, 29 September 2026 - 15:42 WIB

Barang Milik Rekanan Diduga Hilang di Halaman RSUD Sabang

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak

Berita Terbaru

Kepala cabang dinas pendidikan wilayah Aceh Utara Dr. Muhammad Johan, S. Pd,. M. Pd.

PEMERINTAHAN

Empat Siswa di Aceh Utara Tembus Final Nasional KSR 2026

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:57 WIB

EKBIS

Bank Aceh Tumbuh Positif, DPK Capai Rp27,58 Triliun

Rabu, 7 Okt 2026 - 07:52 WIB

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudi Hariyanto saat membaca amanat Panglima TNI pada upacara HUT TNI Ke-80 tahun 2026.

MILITER

Peringatan HUT TNI Ke-80, Veteran Terima Santunan 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:16 WIB

Bupati Aceh Tengah saat terima dana rehab pasar dari pemerintah pusat.

PEMERINTAHAN

Aceh Tengah Terima Anggaran Pusat 2.6 Miliar 

Senin, 5 Okt 2026 - 18:05 WIB