Khanduri Maulid Aceh: Warisan Kesultanan yang Menyatukan Syariat, Adat, dan Persaudaraan

Sabtu, 11 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warisan Budaya yang Terus Dilestarikan

Meski zaman terus berubah, Khanduri Maulid tetap bertahan sebagai salah satu identitas budaya Aceh. Hampir setiap tahun masyarakat secara swadaya mengumpulkan dana agar tradisi ini dapat terus berlangsung.

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh juga telah mendokumentasikan Khanduri Maulid sebagai bagian dari Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan tradisi sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda dan masyarakat luas.

BACA JUGA...  Sejarah Danau Laut Tawar, Jantung Kehidupan Masyarakat Gayo

Di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis, Khanduri Maulid menjadi pengingat bahwa nilai kebersamaan, gotong royong, penghormatan kepada tamu, dan kepedulian terhadap sesama tetap menjadi fondasi penting dalam kehidupan masyarakat Aceh.

Lebih dari lima abad sejak berkembang pada masa Kesultanan Aceh Darussalam, tradisi ini terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi. Khanduri Maulid bukan sekadar peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW, tetapi merupakan warisan peradaban yang memadukan nilai agama, adat, sejarah, dan solidaritas sosial dalam satu perayaan yang tetap lestari hingga hari ini. Adv

BACA JUGA...  Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Berita Terkait

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh
Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

FEATURE

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 13:44 WIB

FEATURE

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:34 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:17 WIB

PERISTIWA

Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:07 WIB