Ketua DPRK Lhokseumawe Minta Perusahaan Nasional Patuh UUPA

Ketua DPRK Lhokseumawe Ismail A Manaf.

Lhokseumawe, (MA) Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A Manaf, meminta kepada perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta nasional di Kota Lhokseumawe untuk patuh terhadap apa yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) terutama terkait ketenagakerjaan dan pemberian pekerjaan terhadap anak perusahaan.

Hal itu di utarakan menanggapi informasi masih ada perusahaan yang menunjuk anak perusahaannya sendiri sebagai pelaksana pekerjaan, Senin (25/4/2022).

BACA JUGA...  Pemkab Aceh Utara Gelar Gotong Royong di Masjid-Masjid Sepanjang Jalan Nasional 

Selain itu dirinya menjelaskan, dalam UUPA telah disebutkan bahwa tidak boleh menunjuk anak perusahaan untuk berkecimpung dalam outsoursing perusahaan induk sesuai yang tercantum dalam Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2014 Pasal 31 Ayat 1 & 2 dengan penjelasan pada Pasal 39 Ayat 1 huruf c, yakni perusahaan yang dibentuk khusus untuk berkecimpung dalam bisnis sistem kerja outsourcing, bukan merupakan anak perusahaan, yayasan atau koperasi dari suatu perusahaan induk.

BACA JUGA...  Sempat Disembunyikan, Akhirnya Pemerintah Aceh Akui Kehadiran Tokoh Yahudi di Aceh

“Ini terjadi akibat masih kurangnya pengawasan dan ketegasan dinas terkait di Kota Lhokseumawe. Jadi diharapkan ke depannya pemerintah segera mendata perusahaan mana saja di Lhokseumawe yang tidak mematuhi UUPA,” pintanya.

Kemudian Ismail menyebutkan, kekhususan Aceh disahkan oleh Undang-Undang RI, diminta kepada semua perusahaan yang beroperasi di Aceh harus mengikuti ketentuan dalam UUPA dan turunannya. Karena UUPA bersifat Lex Spesialis.[]

BACA JUGA...  Saat Mendaftar di Partai Demokrat: H. Edi Saputra Siap Penuhi Persyaratan

Laporan : Mulyadi