Kekuasaan di Balik Kata: Mempengaruhi Opini Publik dan Mengubah Sejarah

Sabtu, 6 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Hamdan Budiman

Dalam sejarah umat manusia, kata-kata memiliki kekuatan yang luar biasa. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai medium yang bisa membentuk opini publik dan mengubah arah sejarah.

Baik dalam konteks politik, sosial, maupun budaya, kata-kata sering kali menjadi senjata yang digunakan untuk mempengaruhi massa, menggerakkan perubahan, dan memobilisasi tindakan kolektif.

BACA JUGA...  Hutan yang Dikhianati: Krisis Tata Kelola, Ketamakan, dan Masa Depan Aceh

Salah satu contoh paling jelas dari kekuatan kata-kata dapat dilihat dalam retorika politik. Pemimpin-pemimpin besar sepanjang sejarah telah menggunakan pidato dan tulisan untuk menyampaikan visi mereka, menginspirasi rakyat, dan mendorong perubahan.

Pidato “Rekaman di Media Sosial” yang disampaikan oleh Dr Teungku Hasan Muhammad di Tiro adalah contoh yang sangat kuat. Kata-kata Hasan Tiro tidak hanya menggambarkan sebuah harapan akan kesetaraan nation , tetapi juga membangkitkan semangat jutaan bangsa Aceh untuk berjuang melawan ketidakadilan.

BACA JUGA...  Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Melalui pidato tersebut, Hasan Tiro tidak hanya menciptakan kesadaran akan isu-isu politik dewasa ini , tetapi juga mengubah pandangan banyak orang terhadap perjuangan hak-hak sebuah bangsa dalam menentukan nasip sendiri.

Selain dalam konteks politik, kekuasaan kata-kata juga terlihat dalam media. Media massa, baik cetak maupun digital, memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik.

BACA JUGA...  Ketua PPWI Sulut Himbau Masyarakat Stop Hoax Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi.

EKBIS

Pangdam IM Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:08 WIB