Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun dan Rumah Warga 

Kamis, 16 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kawanan Gajah Liar di pemukiman warga.

Kawanan Gajah Liar di pemukiman warga.

TAKENGON  (MA) – Kawanan gajah liar turun ke pemukiman warga Pantan Reduk, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, merusak sejumlah fasilitas hingga rumah warga dan kebun.

Reje (Kepala Desa) Kampung Pantan Reduk, Sulaiman mengatakan, keberadaan kawanan gajah itu sudah berlangsung selama 20 hari. Warga semakin resah lantaran tidak hanya merusak kebun tetap juga perumahan.

BACA JUGA...  TMMD Reguler 118 Aceh Selatan Buka Isolasi Ekonomi

“Gajah itu sudah berkeliaran di kampung ini sejak 20 hari ini, namun yang terparahnya tadi malam telah merusak rumah-rumah warga,” ucap Sulaiman, Kamis (16/11) kepada mediaaceh.co.id.

Akibat amukan hewan bertubuh besar itu, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) dari Dusun Baro Aman, dan Dusun Luk Meulaboh terpaksa mendirikan kemah pengungsian di masing-masing dusun.

BACA JUGA...  Polisi Amankan Penyaluran BLT di Gampong Alue Dua Aceh Utara

“Warga di sana tidak berani pulang ke rumah masing-masing, jadi mereka mendirikan kemah pengungsian. Sejauh ini kita belum mendata rumah warga yang dirusak semalam, karena hari ini kami rapat di Kecamatan Pintu Rime Gayo Bener Merah bersama pihak terkait untuk membahas solusi pengusiran gajah liar itu,” ungkap Reje Kampung itu.

BACA JUGA...  Siswi SMKN 1 Rundeng Subulussalam, Juara Vokal Solo Tingkat Provinsi Aceh

Dia menjelaskan, selama gajah itu berkeliaran di pemukiman dan perkebunan warga Pantan Reduk telah merusak tanaman cabai, durian, pinang, dan coklat.

Berita Terkait

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 
Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara
Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 
Sengketa Lahan Bumi Flora Kembali Memanas
Posko PT Atakana Rusak, Sengketa Agraria Diminta Tempuh Jalur Hukum
Banjir Terus Mengancam

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Irigasi Terbengkalai, Petani Kluet Utara Menjerit, FPKR Angkat Bicara

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Jalan Lintas Dua Kecamatan Rusak Parah di Aceh Selatan 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Rabu, 30 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Poltekpel Malahayati Aceh 

Berita Terbaru

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB

RAGAM BERITA

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:25 WIB

Puncak Gunung Lubuk Layu Samadua yang biasanya tampak menghijau dari kejauhan sekitar 3-4 Km, mini terlihat diliputi kabut asap.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:19 WIB

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB