KAPPRA Kritik Manajemen PLN UID, Nafis Rakan: Ganti Rugi 

Jumat, 7 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAPPRA saat gelar aksinya demi masyarakat.

KAPPRA saat gelar aksinya demi masyarakat.

“Masyarakat sering kali tidak diberitahu jadwal pemadaman listrik dengan baik, sehingga mengganggu aktivitas harian dan operasional bisnis,” ujar Nafis.

KAPPRA mencurigai adanya surplus energi PLN Aceh sebagai indikasi adanya permainan internal.

“PLN sering mengklaim adanya surplus energi, tapi kenyataannya pemadaman terus terjadi,” ujarnya. Ada apa dengan manajemen PLN UID Aceh?. Apakah ada permainan di balik ini semua? tanya Nafis secara retoris.

BACA JUGA...  Kadisdik Aceh Tegaskan Tidak Ada Pungutan Pada Seleksi PPPK

Nafis menegaskan bahwa manajemen PLN UID Aceh harus dievaluasi.

“Kami meminta pemerintah dan pihak pengawas terkait untuk segera mengevaluasi manajemen PLN UID Aceh. Mereka jelas tidak mampu memberikan pelayanan yang bermutu sesuai dengan ketentuan UU Cipta Kerja, yang seharusnya melibatkan kajian awal dan persiapan dari masyarakat,” tegas Nafis.

Nafis juga menyatakan kesiapan KAPPRA untuk mengawal dan melakukan aksi terkait isu ini.

BACA JUGA...  Fakultas Ekonomi USK dan PWI Dukung Program POLA PERCAYA SIPD

“Kami siap turun aksi dan mengawal setiap langkah yang diambil untuk memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi,” pungkasnya.

Dengan dukungan dari masyarakat dan kesadaran kolektif, KAPPRA berharap adanya perubahan signifikan dalam pelayanan PLN UID Aceh demi kesejahteraan bersama.

Landasan Hukum :

1. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan:
– Pasal 29 Ayat (1): “Setiap pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik wajib menyediakan tenaga listrik yang memenuhi standar kualitas dan keandalan yang berlaku.”

BACA JUGA...  Relawan Asoe Lhok Beralih Dukungan di Pilkada Lhokseumawe 

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB