Kantor Bupati Aceh Besar Dikepung Gerombolan Sapi

Kamis, 3 Oktober 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho (MA)- Kantor Bupati Kabupaten Aceh Besar yang berada di Kota Jantho, dikepung gerombolan sapi milik masyarakat yang berkeliaran disekitar pusat pemerintahan. Bahkan hewan-hewan tersebut, kerap meganggu pengguna jalan di seputaran perkantoran pemerintahan Abes.

“Bukan hanya di depan kantor Bupati saja hewan ternak sapi milik warga berkeliaran, bahkan setiap pagi sering juga berada di jalan depan gedung sports center, persisnya depan pendopo Bupati,” kata salah satu tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintah Abes kepada MEDIAACEH, Kamis 3 Oktober 2019.

BACA JUGA...  Saat Pencambukan, Illiza Diminta Jangan Banyak Bicara Lagi

Sapi- sapi ini berkeliaran di ibu Kota Jantho dikarenakan, pemilik hewan ternak ini terkesan membiarkan sapinya lepas begitu saja, sehingga berdampak terganggunya ketertiban umum dan merusak tanaman yang ada di taman kota. 

“Selain karena tidak ada tindakan dari aparat berwenang, maka keberadaan hewan ternak itu, sangat mengganggu kenyamanan lingkungan dan dapat merusak pandangan serta menghancurkan taman kota,” ungkap sumber yang enggan menyebutkan namanya.

BACA JUGA...  Paska Gempa di Maluku Utara Dua Meninggal Dunia, Ribuan Warga Mengungsi

Selain itu, ia juga menambahkan, keberadaan hewan ternak yang berkeliaran tersebut, cukup meresahkan masyarakat, terutama bagi pengawai negeri sipil di jajaran Pemkab Abes dan juga anak-anak sekolah.

“Saya kira, sudah saatnya pemerintah daerah bertindak, mengingat hal tersebut cukup menggangu kenyamanan pengendara di jalan raya dan keindahan, serta dapat merusak taman kota. Selain kotoran yang berserakan di ruas jalan, juga dapat menghancurkan tanaman yang ada,” tutupnya. (Darwin)

BACA JUGA...  Penambang Culik dan Siksa Wakil Mendagri Hingga Tewas

Berita Terkait

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam
Buaya Muncul, Warga Resah
Diving di Iboih, Wisatawan Malaysia Hilang Belum Ditemukan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 15:05 WIB

Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Berita Terbaru

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB