Dari Langit Sumatera Utara.
SENJA di Medan tampak temaram ketika siluet burung elang di spanduk besar memantulkan cahaya jingga.
Daniel berdiri memandangnya lama. “Lambang ini bukan sekadar gambar,” katanya. “Ia adalah pengingat bahwa kita harus terus terbang, meski angin berbalik arah.”
Partai Berkarya mungkin belum sebesar partai lain, tapi di tangan seorang prajurit yang menjadikan politik sebagai bentuk pengabdian, semangat itu terasa nyata.
Bagi Daniel, perjuangan tak lagi soal senjata, tapi tentang kepercayaan.
Ia menatap langit dan tersenyum. Di matanya, masa depan politik Indonesia mungkin tak sesuram yang orang kira, selama masih ada orang-orang yang berani menjaga idealisme dengan cara elang; tinggi, tajam, dan jujur. [].




