Jenderal Elang Dari Binjai

Rabu, 5 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenderal Elang Dari Binjai.

Jenderal Elang Dari Binjai.

“Wilayah barat Indonesia ini harus menjadi satu denyut ekonomi,” tegasnya. Ia membayangkan jaringan koperasi rakyat pesisir, Sekolah Rakyat Industri dan Siber, serta penguatan UMKM dan nelayan.

Baginya, politik bukan alat perebutan kekuasaan, tapi wadah untuk memberikan solusi nyata.

“Partai politik harus hadir bukan hanya di musim pemilu, tapi di saat rakyat kesulitan.”

Ancaman Global, Jawaban Lokal.

BACA JUGA...  Hello world!

DI TENGAH pidato politiknya, Daniel sering berbicara dengan istilah strategis: krisis energi, volatilitas rantai pasok, kejahatan siber, dan keamanan maritim Selat Malaka.

Ia membacanya dengan pola pikir seorang prajurit: sistemik dan realistis.

“Bangsa ini tidak boleh hanya menjadi penonton. Kalau dunia sedang berebut sumber energi, kita harus pastikan rakyat kita tidak kekurangan listrik atau pangan,” ujarnya.

Kata-katanya sederhana, tapi menggambarkan fondasi ideologinya: politik kemandirian nasional. Ia ingin menjadikan partai sebagai garda rakyat, bukan sekadar corong kekuasaan.

BACA JUGA...  Menu Dashat Atasi Stunting di Aceh Utara 

Luka Lama, Semangat Baru. Partai Berkarya bukan tanpa luka.

DUALISME kepemimpinan dan konflik hukum membuat partai ini gagal lolos Pemilu 2024.

Namun bagi Daniel, kegagalan bukan akhir. Ia menyebut masa itu sebagai “periode introspeksi.”

“Saya tahu bagaimana rasanya kehilangan pasukan di tengah pertempuran,” katanya lirih. “Tapi prajurit sejati tidak berhenti hanya karena kalah satu perang.”

BACA JUGA...  Group Meurukon Jeumpa Aceh Raih Juara Harapan 1 di Festival Adat dan Kebudayaan Aceh

Kini, di tangan kepemimpinan baru, Partai Berkarya membuka lembaran bersih. Daniel membawa semangat konsolidasi, Muchdi Pr membawa militansi, dan Irmanjaya Thaher membawa modernisasi. Trio ini menjadi simbol arah baru: politik yang terdidik, berdisiplin, dan melayani.

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB