SAGOE  

Jalan Seuneubok Lhong Butuh Penanganan Segera

Bireuen (MA) – Tragis memang, hampir belasan tahun lamanya masyarakat mengeluhkan kondisi jalan sepanjang 2 Km yang menuju Seuneuboek Lhong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, cukup lama dalam kondisi rusak, sehingga warga setempat mengharapkan pemerintah untuk menangani segera.

Jalan yang menghubungkan tiga desa yang bermata pencaharian utama, di sektor pertanian meliputi, Gampong Paloh Panyang, Gampong Kuta Malaka, dan Gampong Seuneuboek Lhong, sangat terkendala dalam melintasinya, terutama pada musim hujan. Jalan yang berbatu dan tanah timbun di tempat-tempat tertentu yang ditimbun dengan tanah sangat licin, sehingga kerap terjadi kecelakaan, terutama bagi pengguna jalan tersebut terutama anak-anak sekolah maupun petani yang hendak memasarkan hasil pertaniannya.

Anggota DPRK Bireuen, Yufaidir, SE mengatakan pada media ini, beberapa hari yang lalu mengaku prihatin dengan konsisi jalan di Seuneubok Lhong. Pihaknya menyatakan akan berjuang di dewan utuk meloloskan jalan itu, untuk mendapat penanganan segera, setidaknya pada tahun 2011 sudah dikerjakan. Ia bersama anggota dewan dari Dapil Juli-Jeumpa bertekad membawa jalan aspal Seunebuk Lhong ke sidang dewan, sehingga jalan yang jadi impian masyarakat bisa terwujut.

BACA JUGA...  Dinkes Gelar Pelatihan Kontijensi

Yufaidir yang dikenal selama ini sangat respek dengan kondisi masyarakat, berharap bisa dibahas dulu di Musrembang, sehingga nantinya benar-benar dapat disepakati untuk penanganan jalan tersebut.

Anggota Dewan dari Dapil Juli-Jeumpa itu, mengakui jika keberadaan itu, sudah pernah dibahas dalam musrembang tahun–tahun sebelumnya. ”Namun, namanya aja musrembang, maksudnya hanya membahas saja, hasilnya jarang terealisir, seperti yang disekati di Musrembang,”tanggap Yufaidir yang terpilih sebagai anggota DPRK Bireuen pada tahun 2019 sekaligus menjadi Wakil Ketua Fraksi PA.

BACA JUGA...  Scurity Pertamina EP Sabet Juara Umum

Masyarakan sangat mengharap pembangunan jalan Seuneuboek Lhong yang pernah diaspal belasan tahun lalu. Namun sekarang hampir tidak tampak bekas aspal lagi, selain hanya bongkahan batu dan tanah timbun yang hasil swadaya masyarakat setempat, untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah lagi.

Camat Jeumpa, Zulbahri, Sos kepada media ini, baru-baru menyebutkan, menyangkut kerusakan jalan itu, pihaknya sudah turun ke lokasi dan diakuinya jika jalan Seuneuboek Lhong butuh penanganan segera. “Sudah dibahas dalam musrembang untuk diaspal, mengingat kondisi jalan yang memperihatinkan, yang diharapkan tahun 2020 atau paling lambat 2021 sudah di aspal,” ungkap Camat Zulbahri, S.Sos.

BACA JUGA...  Ribuan Tenaga Kontrak Disumpah

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Rung Kabupaten Bireuen, Fadli Amir, ST yang menyatakan tidak menampik jika jalan tersebut kondisi saat ini sudah mengalami kerusakan. Namun disebutkannya juga banyak jalan lainnya yang belum terasapal, seperti jalan Cot Meugoe yang butuh dana hampir Rp 5 sampai 6 Milyar untuk mengaspal jalan tersebut, juga jalan-jalan di Kecamatan lainnya. Pada saatnya, jalan ke Seunebok Lhong akan dikerjakan, tapi Ia tidak dapat memastikan.

“Kalau memang sudah dibahas dan disepakati dalam musrembang tentu akan dibangun jalan tersebut,” kata Fadli Amir. (Maimun Mirdaz).