BANDA ACEH (MA) — Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf, pada Kamis, (21/11/2024) memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dilontarkan oleh Bustami terhadap Muzakir Manaf (Mualem) dan para pendukungnya.
Tuduhan tersebut menyebutkan bahwa mereka tidak berpendidikan. Irwandi menegaskan bahwa Mualem telah menempuh pendidikan di luar negeri, tepatnya di Libya.
“Saya merasa perlu meluruskan tuduhan yang tidak berdasar yang selama ini menyudutkan Muzakir Manaf (Mualem), terkait masalah pendidikan dan kualifikasinya. Dalam beberapa kesempatan, saya mendengar tuduhan yang mengatakan bahwa Mualem tidak memiliki latar belakang pendidikan yang memadai atau tidak cukup berpendidikan. Pernyataan semacam ini adalah salah besar dan perlu diluruskan,” tegas Irwandi.
Irwandi menyebutkan, Muzakir Manaf, sebagai figur yang dikenal luas di Aceh, adalah anak Aceh yang telah melalui perjalanan panjang dan penuh tantangan dalam hidupnya.
Beliau adalah Mualem yang sesungguhnya, bukan hanya sekedar gelar kosong. Mualem adalah sosok yang dididik langsung oleh Presiden Libya, Muammar Gaddafi, dan belajar banyak ilmu militer di luar negeri, khususnya di Libya, yang terkenal dengan sekolah-sekolah militer yang ketat dan berstandar tinggi, jelas mantan Gubernur Aceh ini.



