IPW Minta Kapolri Usut Tuntas Dugaan Polisi Tembak Mati Terduga Bandar Narkoba

Kamis, 17 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Indonesia Polisi Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.

Ketua Indonesia Polisi Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso.

Berita sebelumnya, polisi dari SatNarkoba Polres Pelabuhan Belawan menembak mati Iwan alias Nasib (49) warga Batang Kilat Kel. Sungai Mati Medan Labuhan di Jalan Yos Sudarso Gang Mapo pada Selasa (15/11/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepada wartawan, Selasa (15/11/2022) di RS Bhayangkara, anak korban, Rian mengaku, ayahnya ditembak saat duduk di dalam Gang Mapo saat dia meninggalkan Ayahnya sebentar untuk membeli sesuatu. Setelah ditembak di bagian leher, Rian mengaku melarikan Ayahnya ke RS Wulan Windi dan dirujuk ke RS Bhayangkara hingga meninggal dunia.

“Ayah saya lihat bersimbah darah, saya sempat melihat ada tiga polisi berpakaian kemeja putih. Polisi itu lari meninggalkan ayah. Saya bawa ayah ke RS Wulan Windi di Pasar 5 Marelan lalu dirujuk ke RS Bhayangkara. Namun Ayah saya meninggal dunia,” kata Rian.

BACA JUGA...  KPA Minta Polres Aceh Selatan Jelaskan Dugaan Prostitusi Oknum DPRK

Anak korban lain Yoni meminta, Presiden RI dan Kapolri mengusut tuntas penembakan Ayah mereka yang mengakibat meninggal dunia.

“Saya minta Presiden RI dan Kapolri mengusut masalah ini. Tolong pak,” kata Yoni sambil menangis menunjukkan baju Ayahnya yang bersimbah darah didampingi Abang Korban Hasbullah.

Hasbullah bahkan menambahkan, adiknya ditembak saat lehernya telah dipiting dan seorang polisi bernama Rudi Simamora dan polisi lain mengelilingi adiknya itu. “Adik saya dipiting oleh polisi bernama Rudi Simamora. Lalu saya mendengar suara tembakan. Lalu saya mendatangi adik saya. Polisi lari namun dikejar dan direkam menggunakan HP anak korban,” katanya.

BACA JUGA...  Tak Disiplin, Andika skorsing dr. Spesialis Patologi Klinik

Versi Polisi

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat kepada wartawan, Selasa (15/11/2022) membenarkan warga bernama Iwan tewas ditembak. Faisal mengatakan Iwan berusaha kabur saat penangkapan.

“Pada saat itu tersangka ada di rumahnya kemudian Sat Narkoba melakukan penggerebekan untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka, namun tersangka melarikan diri, saat tersangka melarikan diri terlihat oleh anggota karena jaraknya tidak jauh, tersangka melemparkan bungkusan ke tanah sehingga sebagian anggota mengamankan bungkusan, sebagian melakukan pengejaran terhadap tersangka, setelah diperiksa ternyata bungkusan itu berisi barang berbentuk kristal putih yang diduga sabu-sabu dengan berat kotor 20,91 gram,” katanya.

Dia berdalih, saat anggota melakukan pengejaran, ketika sudah berdekatan, tersangka melakukan perlawanan dengan menggunakan sebilah pisau.

BACA JUGA...  Lalu Lintas Tapaktuan–Subulussalam Belum Normal

Kemudian terjadi pergumulan antara tersangka dengan anggota. Pada saat bergumul, tersangka berusaha untuk meraih senjata api yang terselip di pinggang anggota sehingga terjadi tarik-menarik antara anggota dengan tersangka, sehingga pada saat tarik-menarik senjata itu meletus, yang letusan tersebut ternyata mengenai bagian leher tersangka.

Rekaman Video Amatir Warga

Dari tayangan video amatir peroleh dari media sosial, terlihat 3 polisi berlari dari Gang Mapo menuju Jalan Raya yang diikuti oleh perekam.

Dijalan telah stand by mobil mini bus, 3 Polisi itu masuk ke dalam mobil Rush warna putih BK 1057 ABD. Seorang pria pun sempat sampai di dekat mobil tersebut, namun mobil memutar arah dan berlalu. (R).

Sumber : SUMUT24.co

Berita Terkait

Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
Polresta Banda Aceh Usut Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bugar Refleksi
Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian
Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman
TNI Padamkan Api 
Kasus Haiqal Memanas, PWI Minta Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan Diusut Objektif
Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:11 WIB

Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 17:09 WIB

Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian

Rabu, 2 September 2026 - 22:07 WIB

Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:44 WIB

TNI Padamkan Api 

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB