TAPAKTUAN, MA – Arus lalu lintas pada Jalan Nasional Tapaktuan-Subulussalam Aceh, dilaporkan, Senin, (1/12), belum normal karena di sejumlah titik masih digenangi banjir seperti di kawasan Ladang Rimba Trumon Tengah.
Satgas Penanggulangan Bencana Aceh Selatan menilai, situasi kritis masih terjadi di ruas jalan menuju Sumut, sehingga masyarakat tidak perlu memaksakan diri untuk bepergian dari dan ke Tapaktuan-Subulussalam.
Hingga Senin siang, banjir yang merendam badan jalan di sejumlah titik belum surut dan menyebabkan jalur lintas utama masih sulit dilalui.
”Lalu lintas belum dapat diakses secara normal, kendati beberapa jenis kendaraan roda empat sudah bisa melintas,” kata petugas
Disebutkan, ketinggian air di lapangan dilaporkan masih mencapai pinggang hingga dada orang dewasa, dengan ketinggian air tersebut, sehingga kendaraan mini bus sulit melintas.
Di tengah kondisi tersebut, Tim Satgas Bencana Aceh Selatan bergerak tanpa henti.
Personel dari TNI, Polri, BPBD dan relawan tampak bekerja secara maksimal membantu warga yang terpaksa menyeberangi lokasi banjir untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Sejumlah personel terlihat membantu pelajar, menuntun pengendara, hingga menggendong anak-anak dan lansia yang kesulitan melintasi arus air. Upaya ini dilakukan guna memastikan keselamatan dan mencegah korban jiwa.
Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol (Inf) Andrino Lubis, mengatakan, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini.
“Kami akan terus berada di lapangan selama situasi belum pulih dan Seluruh personel Satgas dikerahkan untuk memastikan warga dapat melintas dengan aman,” katanya.





