Aceh Barat (MA)- Ikatan Pelajar Mahasiswa Woyla (IPELMASLA) Banda Aceh, salurkan bantuan berupa logistik ke Kantor Geuchiek Gampong Blang Makmur, untuk selanjutnya disalurkan kepada penerima bantuan yaitu warga korban banjir yang terjadi di Gampong Blang Makmur, Kecamatan Woyla Timur Aceh Barat.
Bantuan ini dikumpulkan melalui aksi penggalangan dana yang dilakukan Pengurus IPELMASLA selama beberapa hari yang lalu di Banda Aceh.
Sekretaris Umum IPELMASLA Multazam didampingi Kabid Olahraga Muharijal dan Juga di kawal Senior IPELMASLA Ifril Yadi spd. menyerahkan langsung bantuan tersebut yang diterima langsung oleh Abdul Karim selaku Geuchik Gampong Blang Makmur, minggu 3 November 2019.
Alumni IPELMASLA Ifril Yadi spd kepada media ini mengatakan, mahasiswa sebagai penghubung untuk masyarakat, dimana keluh kesah masyarakat, mahasiswa lah yang berperan. Selain itu, mahasiswa juga sebagai generasi penerus bangsa, ciptakan wawasan kalian bersama masyarakat.
“Hidup ini begitu indah, karena cara terbaik untuk membalas kebaikan orang adalah, dengan memberikan manfaat bagi orang lain.” ungkap Ifril Yadi.
Sementara itu, Sekretaris umum IPELMASLA Multazam menyampaikan harapannya, dengan adanya tindakan seperti ini, bisa menambah erat tali silaturrahmi sesama masyarakat woyla serta dapat bermanfaat untuk meringankan beban yang terkena musibah.
Dalam waktu yang singkat ini, pengurus IPELMASLA Banda Aceh juga menitipkan salam untuk masyarakat disini. Keberadaan kami disini belum bisa menjumpai masyarakat, untuk mengantarkan bantuan tersebut.
“Semoga dengan bantuan yang kami salurkan ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Multazam.
Disela-sela penyerahan bantuan dan obrolan singkat, Keuchik Gampong Blang Makmur mengapresiasi atas kepedulian IPELMASLA Banda Aceh melalui aksi peduli terhadap masyarakat korban banjir yang terjadi di Gampong Blang Makmur, Kecamatan woyla Timur, Aceh Barat beberapa hari yang lalu.
“Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada adek-adek Mahasiswa dari IPELMASLA Banda Aceh. Bantuan tersebut telah kami terima, kemudian akan kami bagikan untuk masyarakat disini,” kata Geuchiek Abdul Karim.
Adapun banjir yang melanda kawasan disini selama beberapa hari yang lalu, melebihi ketinggian bahu orang dewasa. Banjir tersebut, terjadi karena luapan air sungai, banyak masyarakat disini sulit untuk melakukan aktivitasnya sehari hari. Karena sebagian masyarakat harus mengungsi ketempat yang lebih aman dari banjir tersebut. (R)















