“Musrenbang ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Dengan adanya forum ini, kita berharap dapat menyusun program yang benar-benar sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di setiap kecamatan,” ujarnya, Kamis (06/02/2025).
Mustafa juga menegaskan bahwa jadwal Musrenbang telah disusun dengan mempertimbangkan efektivitas dan keterjangkauan wilayah.
“Kita ingin memastikan seluruh kecamatan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menyampaikan usulan pembangunan.
Oleh karena itu, jadwal Musrenbang telah kami atur sedemikian rupa agar setiap kecamatan memiliki waktu yang cukup untuk berdiskusi secara mendalam,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan Musrenbang ini, Bappeda Aceh Tengah akan mengakomodir berbagai usulan prioritas dari masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hasil Musrenbang kecamatan ini nantinya akan menjadi bahan pembahasan pada Musrenbang tingkat kabupaten sebelum dirumuskan dalam RKPD 2026.
Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam setiap tahapan Musrenbang ini, agar perencanaan pembangunan benar-benar berbasis pada kebutuhan dan potensi lokal.





