example banner

oleh

Kadinkes Aceh Utara Lakukan Pengecekan Kendaraan Ambulance

example banner

example banner

Laporan | Sayed

Lhoksukon (AD) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh Utara Amir Syarifuddin, SKM, melakukan pengecekan kendaraan (mobil) ambulance yang ada di 32 Puskesmas di Aceh Utara, Selasa (1/12).

Mobil ambulance yang ada di 32 Puskesmas kita suruh bawak ke dinas kesehatan, pengecekan mobil ambulance tersebut kita lakukan dihalaman Rumah Sakit Pratama Aceh Utara, Desa Alue Mudem, Lhoksukon, kata Amir.

Amir menyampaikan, jumlah mobil ambulance di 32 Puskesmas di Aceh Utara sebanyak 69 unit terdiri dari mobil pemakaian tahun rendah dan pemakaian tahun tinggi. Jumlah mobil ambulance tahun pemakaian rendah KIA 30 Unit, L 300 18 Unit, Panter 2 Unit, Hyundai 3 Unit, dan Daubel Kabin 6 Unit, sedangkan tahun pemakaian tinggi ada 10 Unit yaitu Inova.

Lanjutnya, dari 69 unit mobil ambulance tersebut yang tidak layak atau rusak berat sebanyak 25 unit, sedangkan 44 unit lagi masih layak untuk beroperasi.

Terkait 25 unit mobil ambulance yang tidak layak lagi digunakan untuk beroperasi, dimana Amir Syarifuddin akan mengambil 2 langkah, pertama akan melaporkan kepada pimpinan tertinggi di Aceh Utara selaku Pemerintah Daerah yaitu Bupati, dan kedua akan dibuat penghapusan aset berdasarkan arahan Bupati nantinya.

Dari 69 hanya 44 unit mobil ambulance yang bagus,”dari 44 unit mobil tersebut tersebar di 32 Puskesmas kalau dibagi satu sama rata artinya terkaver semua puskesmas sudah cukup di 32 puskesmas, tetapi kalau satu unit satu puskesmas mobil ini tidak terlayani sepenuhnya pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya Kadinkes Aceh Utara.

” Minimal harus ada satu puskesmas 2 unit mobil ambulance dari 32 puskesmas harus ada 64 unit mobil ambulance, sisa ini dirinya berharap dua tahun kedepan dari dana APBK, APBA, dana sering Provinsi, dan DAK ini akan terpenuhi dalam dua tahun kedepan,” kata Amir.

Ia menarget di tahun 2022 di 32 puskesmas yang ada di Aceh Utara, sudah memenuhi mobil ambulance dua unit rata rata per puskesmas yang layak pakai dan tidak ada lagi hambatan untuk pelayanan kesehatan transportasi pasien.

Harapannya kalau bisa 25 unit mobil ambulance tersebut dibuat penghapusan oleh pemerintah daerah Aceh Utara,” kalau kita perbaiki takutnya nanti mobil tersebut tidak juga bagus seperti yang kita harapkan,” pungkasnya Amir Syarifuddin.(*).

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..