Hentikan Pembongkaran Makam, Pendemo: PT. Brantas Abipraya Silahkan Angkat Kaki

Jumat, 18 Agustus 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Massa lakukan aksi ketika beraudiensi dengan Pj Bupati Bener Meriah dan unsur Forkopimda plus Staf PT. Brantas terkait pembongkaran Makan Kuno di Areal Proyek Krueng Krueto (Dok Rahman).

Massa lakukan aksi ketika beraudiensi dengan Pj Bupati Bener Meriah dan unsur Forkopimda plus Staf PT. Brantas terkait pembongkaran Makan Kuno di Areal Proyek Krueng Krueto (Dok Rahman).

REDELONG (MA) – Puluhan warga gayo mengggelar aksi demo di Kantor Bupati Bener.  Demo tersebut dilakukan oleh warga karena adanya pembongkaran makam leluhur di kawasan pembangunan bendungan Krueng Keureuto, Aceh Utara. Aksi demo tersebut berlangsung Jum’at, (18/8) lalu.

Massa mengaku, makam itu merupakan milik leluhur atau pejuang Gayo yakni Pang Kilet. Pembongkaran itu dilakukan oleh PT. Brantas Abipraya selaku Rekanan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

“PT. Brantas Abipraya silahkan angkat kaki dari Gayo dan tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Daerah” teriak pendemo dalam aksi itu.

BACA JUGA...  Terpilih Aklamasi, Saifullah Ketua Golkar Kecamatan Darul Kamal

Pembongkaran makam dilakukan semena-mena tanpa ada prosedur, kata salah satu pendemo.

Polemik pemindahan Makam Kuno di Bendungan Keureuto bahkan pembongkaran makam tersebut tidak dilakukan koordinasi dengan pihak ahli waris, ataupun Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Sedangkan massa menuntut dan meminta PT. Brantas Abipraya agar segera menghentikan kegiatan pembongkaran makam.

Massa juga mendesak pemerintah daerah harus menandatangani surat pemberhentian pembongkaran makam leluhur Gayo itu.

Kemudian, pemerintah diminta untuk memeriksa AMDAL waduk Krueng Keureuto, melarang makam dipindahkan dan PT. Brantas Abipraya harus bertanggung jawab terhadap makam tersebut.

BACA JUGA...  Warga Bantayan Seuneudon Peringati 13 Tahun Tsunami

Selanjutnya, massa juga mendesak Kapolres, Kapolda dan Kapolri harus mengusut soal pemindahan makam serta meminta DPRK Bener Meriah bertanggung jawab atas penyelesaian makam leluhur urang Gayo.

Saat ditanya para pendemo kepada pihak PT. Brantas Abipraya, apakah ada koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah?. Pihak PT. Berantas Abipraya dengan gampang menjawab.

“Tidak ada,” jawab Sudirman selaku staf PT tersebut.

Sementara itu, Pj Bupati Drs. Haili Yoga, M.Si menegaskan, selaku warga Gayo, dia turut bertanggungjawab untuk menjaga makam tersebut. “Kita selaku urang gayo sama-sama Peduli terhadap pembongkaran makam Leluhur di Krueng Krueto, Pemerintah daerah bersama Forkopimda tidak tinggal diam, pemerintah daerah  sudah menyurati PT. Brantas Abipraya agar aktivitas pembongkaran makam di wilayah Krueng Krueto dihentikan,” tegasnya.

BACA JUGA...  Tim Gabungan Opsnal Polresta Banda Aceh Bekuk Pelaku Curanmor

Berdasarkan amatan wartawan di lapangan, aksi demo saat ini berlangsung di aula Setdakab  setempat dan turut dihadiri oleh Pj Bupati Drs. Haili Yoga, M.Si, Kapolres AKBP Nanang Indra Bakti, Dandim 0119 Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, pihak PT. Brantas Abipraya. MPU dan ketua DPRK. (AR).

Berita Terkait

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya
Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 
Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas
Pemkab Aceh Barat Bantu Proses Pemulangan Korban Scam Kamboja
Koperasi Merah Putih Disorot, Panitia Beri Klarifikasi Soal Jadwal dan Honor
Mengaku Abang Samalanga, Penipu Manipulasi Bukti Transfer dan Catut Nama Ketua DPR Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Anggota Polri Ditemukan Meninggal di Aceh Barat 

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Pernyataan JK soal Kericuhan Aceh Dibantah, Faisal: Masyarakat Kecewa MoU Tak Tuntas

Berita Terbaru

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB