Hendra Sufriadi Tinjau Jembatan Ambruk

Lhoksukon (MA) – Hendra Sufriadi,SE sekretaris komisi I DPRK Aceh Utara dari partai Golongan Karya (Golkar), Minggu pagi (9/2) meninjau jembatan ambruk yang berada di Dusun Cot Pedada, Gampong (Desa) Mantang Kumbang,Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Jembatan yang ambruk tersebut menghubungi beberapa desa diantaranya desa Mantang Kareng, Mantang Lawang, Alue Ie Tarek, Mantang Linya,dan Matang Kumbang. Jembatan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat untuk roda perekonomian, sebut politisi Golkar ini pada media.

“Ini jembatan merupakan urat nadi perekonomian bagi masyarakat yang menghubungkan lima desa, karena jembatan yang berada di dusun Cot Pedada sudah lama tidak dibangun dan selama ini jembatan tersebut menggunakan pohon kelapa untuk lantai biar akses perekonomian masyarakat berjalan lancar,”terang Hendra.

BACA JUGA...  Semangat Qur’ani Menggema di Gue Gajah, MTQ II Ditutup Meriah

Lanjut Hendra, mungkin selama ini lantai yang terbuat dari pohon kelapa sudah lapuk karena dimakan usia, makanya ambruk. Dan Jembatan tersebut pajang 5 meter dan lebar 4 meter.

Hendra Sufriadi mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas terkait agar jembatan yang menghubungkan lima desa tersebut direalisasikan secepatnya, agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa dan untuk kelancaran perekonomian masyarakat yang ada di lima desa tersebut.

BACA JUGA...  Upaya Dinkes Kota Lhokseumawe Cegah Covid – 19

Sementara itu Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Edi Anwar,MT melalui Kabid yang menangani Jalan dan Jembatan Muhammad,ST,MT saat dihubungi oleh media ini mengatakan insyaallah besok kita dari dinas terkait yaitu PUPR akan meninjau jembatan yang menghubungkan lima desa yang berada di desa Mantang Kembang.

Terkait jembatan tersebut kita sudah menerima laporan dari komisi IV DPRK Aceh Utara dan untuk tahun ini pembahasan sudah lewat dan tidak mungkin lagi kita ajukan, kita coba usulkan dengan dana belanja tak terduga yang ada di Badan Keuangan daerah, kalau ada kita akan coba buat lagi jembatan darurat untuk sementara.

BACA JUGA...  Pemuda Montasik Ditemukan Warga Penuh Luka Di Bawah Jembatan Jepang

Dan dirinya mengharapkan kepada pemerintah Kecamatan Baktiya kalau bisa jembatan tersebut di prioritaskan pada musrembang tahun ini, agar tahun depan jembatan tersebut bisa terealisasi seperti yang diinginkan oleh masyarakat lima desa tersebut, pungkasnya.(021).