Pemuda Montasik Ditemukan Warga Penuh Luka Di Bawah Jembatan Jepang

Selasa, 17 Mei 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban penganiayaan berat. Foto: BNC
Korban penganiayaan berat. Foto: BNC

ACEH BESAR | AP– Tragis banget nasib pemuda yang satu ini. Pria yang diketahui warga Piyeung, Kecamatan Montasik, Aceh Besar ini ditemukan penuh luka oleh warga di Lhoknga. Sekujur tubuh pemuda itu penuh luka sayat benda tajam ditemukan warga Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar, Senin pagi 16 Mai 2016. Saat ditemukan, kodisi pemuda tak berdaya dikira telah jadi mayat.

Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Suprihasto melalui Kapolsek Lhoknga AKP Zainuddin mengatakan korban bernama Ikhlas berusia 22 tahun, warga Desa Piyeung Kecamatan Montasik Aceh Besar.

BACA JUGA...  Pemuda Putus Sekolah dan Pengangguran di Aceh Utara Ikut Pelatihan 

Korban pertama sekali ditemukan warga Lhoknga yang tengah melintas di jembatan Jeupang di Desa Naga Umbang, Kecamatan Lhoknga.

“Kondisi pemuda yang tergeletak dibawah jembatan Jeupang, kemudian dilihat warga yang kebetulan melintas di atas jembatan itu. Awalnya dikira mayat sehingga warga melapor ke Polsek Lhoknga,” kata AKP Zainuddin.

Menurut Kapolsek Lhoknga, korban sempat dibawa ke Puskesmas Lhoknga, namun karena kondisi luka parah dan banyak mengeluarkan darah yang diderita, pemuda korban tusukan ini akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh.

BACA JUGA...  Bupati Rocky Peusijuek Puluhan Anak Yatim Piatu Sunat Massal

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif dan pelaku penganiayaan terhadap Ikhlas.

“Terkait motif serta pelaku masih dalam penyelidikan namun dari luka diduga akibat benda tajam ini. Saat ini kondisi pemuda warga warga Desa Piyeung masih sangat lemah,” terang Zainuddin.

Informasi dihimpun dari warga Lhoknga, selain luka tusuk dibagian pinggang perut kiri, korban juga menderita luka sayatan ditangan dan dibagian belakang kepala. Penemuan pemuda ini sempat menghebohkan warga Kecamatan Lhokknga.

BACA JUGA...  Fajri Kamal, S.HI Ketua KNPI Peudawa, Muhammad Fendi, S.P Idi Timur

“Awalnya warga mengira pemuda korban ini dikira sudah tidak bernyawa lagi,” ungkap warga Lhoknga yang tidak mau menyebut namanya. (BONGKARNEWS.com)

Berita Terkait

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam
Buaya Muncul, Warga Resah

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB